Saturday, November 16, 2019

Filosofi Orang Bali

Filosofi orang Bali:
- eda ngaden awak bisa
- rwa bhinneda
- nak mula keto
-tat twam asi
-tri hita karana
-tri kaya parisudha
- karma phala
-Nandurin Karangan dewek
-Ten Purun Nasikin segara
-Yatne-Yatne Pariatna
-Ila-Ila dahat
-Ngentungan Blakas Metali
- Gumi linggah ajak liu
- Bhaktine ngawinang sisip
- Takut ngetel mekebyoss payu 
- Care i Goak ngadanin ibe.
- Care Waluh bunganin jit

Usiaku, Nana, Citta, Deba

Thn, umur bpk nana citta deb
2019 39 10 8 3 sekarang
2020 40 11 9 4
2025 45 16 14 9 bapak pensiun dini
2027 47 18 16 11 Nana lulus SMA
2030 50 21 19 14
2031 51 22 20 15 Nana lulus kuliah
2033 53 24 22 17 Citta lulus kuliah
2035 55 26 24 19 
2036 56 27 25 20 bapak pensiun 
2038 58 29 27 22 Deba lulus kuliah

Konser Di Pasir Ridge

Tanggal 26 Oktober kemaren berkesempatan membawakan 3 buah lagu tentang Selat Makazzar karanganku pada acara Setahun Bersama PHKT di Pasir Ridge. Laut Biruku, Ode dan Badai Selat Makazzar dibawakan bersama Ilham pada vokal, Widodo pada ritem, Padlan bas, Rendra drum dan aku gitar sekaligus backing vokal. 

Jumat jam 3 subuh aku dan Om Widodo ke Santan lalu lanjut ke Balikpapan dengan bis yang kepenuhan. Aku menginap di Permata Residence di MT Haryono, sebuah kos-kosan 57 kamar. Lalu malamnya hendak cek sound tapi batal, akhirnya ngopi di Pasar Segar BB. Esok paginya jam 9 kami baru latihan di sebuah studio sederhana di strat 1. Jam 11 cek sound dan jam 2 aku pulang dulu untuk istirahat. Tapi gak bisa tidur karena jam 3 sore aku balik ke Pasir Ridge lagi. 

Jam 4 kami main membawakan 3 lagu. Pak Feri dan Pak AA menyalami kami ketika turun panggung. Acaranya keren dan rame. Banyak souvenir dan door prize. Jam 5 sore aku balik saja menuju hotel. Istirahat karena esoknya berangkat lagi balik ke Attaka. Jam 8 pagi naik Innova bersama Widodo, mampir di big mall, lewat badak dan istirahat di Santan lalu sorenya kami menuju Attaka. Pengalaman yang luar biasa. 






Jane Susanta Sang WSM Perempuan

Jane Susanta adalah seorang Well Site Manager perempuan yang bekerja di area lepas pantai Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).  Ia bertugas mengawasi dan memastikan pekerjaan well service atau pekerjaan perawatan sumur minyak dan gas berjalan dengan baik. Karena lokasi kerjanya yang di lepas pantai membuat schedule kerjanya 2-2 atau 2 minggu on duty dan 2 minggu off duty. Selama 2 minggu on duty ia harus meninggalkan keluarga untuk berjibaku dengan angin laut dan gelombang Selat Makazzar. Meskipun perempuan ia juga harus mengikuti jadwal kerja untuk pekerja lepas pantai pada umumnya. Selama 2 minggu on duty ia juga menikmati shift malam selama 1 minggu, dimana jam kerja dimulai dari jam 18.00 hingga pagi jam 06.00. Perjuangan yang luar biasa untuk seorang perempuan. 

Rekan kerjanya hampir semua laki-laki, akan tetapi tak membuat Jane gentar, malah itu membuat ia semakin tertantang. Tak jarang dalam kondisi cuaca sedang badai, barge tempat ia berkantor di tengah laut pun bergoyang. Jika tak tahan, kondisi buruk ini bisa membuat kepala pening bahkan mual-mual. Tapi lagi-lagi ini membuktikan Jane adalah seorang perempuan tangguh dan tahan banting. Atas kontribusinya untuk dunia perminyakan tanah air dan juga pengorbanannya demi bangsa dan negara, ia layak menjadi seorang Pahlawan Pertamina. 




Mengurangi kegalauan

Mengurangi kegalauan:
- kunjungi tempat yg ada orang yg lebih tdk beruntung dr kita, misal panti jompo, panti asuhan, ugd. Ngobrol bersama mereka. Hidup kita tak sesusah mereka, kita susah tak sendirian
- ngoceh sendiri di kamar apa yg dikeluhkan saat ini, karena galau bisa dipicu karena terlalu banyak menekan, menahan. Luapkan dgn ucapan di kamar.
- tulis kebaikan yg pernah dilakukan dan prestasi yg pernah diraih. 
- ngobrol sm teman yg optimistis, hindari yg pesimistis. 
- tanamkan dalam diri bahwa masalah bukan bencana, tapi hanya ujian untuk memperkuat jiwa.