Tuesday, April 21, 2020

Mencegah Stress Saat Pandemi Covid-19

(dari webinar Pertamina)
-Cari info dari sumber yang jelas, dari negara yg 2x lebih maju
-bikin rencana 3,6,12 bulan mendatang
-jangan cari info korban meninggal
-lakukan ritual logis, misal meditasi
-diet seimbang, makanan harus baik sehingga menular ke mind and soul
-tidur cukup 7-8 jam sehari (lebih panjang dari biasanya)
-lakukan aktivitas kreatif (tidak penting hasilnya bagus atau tidak, keluar dari kotak, lakukan sesuatu dgn cara berbeda, flexibel) misal: masak, crafting dll

Tuesday, March 03, 2020

Jogja, Galungan-Kuningan dan Batukaru

"Tidak ada kesialan, juga tidak ada keberuntungan. Semua hanyalah bunga yang mekar dari biji perbuatan yang kita tanam sebelumnya."

Off 19 Feb - 3 Mar 2020
Off kali ini aku lewat Samarinda naik Batik menuju Bali. Jam 6 berangkat dari Santan dan tiba 7.15 di bandara. Pesawat ontime pagi itu. Siang jam 1 aku tiba di Bali lalu langsung natab di rumah bedauh dan sembahyang di rumah bedangin. Kamis anak-anak libur, aku memilih istirahat di rumah. 

Jumat 21 Feb 2020 kami sekeluarga berangkat menuju Jogja untuk mengikuti team building. Paktut mengantarkan menuju Ngurah Rai dengan Splash. Perjalanan lancar menuju Jogja dengan Lion jam 10.30 cuaca cerah sedikit berawan. Meskipun muter2 1/2 jam menunggu antrian landing tapi landing dengan soft. 5 hari di Jogja, ceritanya pada posting berikutnya ya. 

Sabtu aku mengikuti team building Rafting di Kali Elo Magelang. Minggu ke Malioboro, Taman Sari, Gudeg Yu Djum di Wijilan dan beli bakpia 25 di pabriknya. Siang pindah ke hotel Grand Ambarukmo. Senin ke Prambanan, Pinus Pengger dan makam siang di Heha Sky View. Malam ke mall. Selasa 25 Feb kami kembali pulang dari Jogja. Jam 5.30 kami sudah di bandara. Lion berangkat ontime ke Bali jam 7.30 dengan cuaca cerah sekali. Setelah sarapan di Solaria bandara lanjut gocar menuju Pandak. Badan baru terasa pegal semua.

Rabu, Kamis hanya istirahat di rumah sembari aku pijat di KS Tubun. Jumat anak2 sudah libur, aku dan ibu ngayah Pekendungan bersama mekman. Malam jam 6 kami nangkil lebih awal ke Pekendungan berenam sama Mekman. Sabtu pagi kami sembahyang Kuningan di pura ciwa. Siang mebanten ke kos sekalian ambil mobil Splash di jero. Pulangnya hujan deras sekali, aku membeli ayam goreng di CS.

Minggu 1 Maret kami nangkil ke Batukau. Aku, Ibu, Nana, Citta, Deba dan Mekman dona di mobil Rush sedangkan Paktut, Meadek, Pak Gung, Byang Tu dan Mek Agus di Splash. Jam 5.45 kami berangkat dari Pandak. Jam 8 baru tiba di parkir obeng-obeng. Naik-turun ke luhur dengan pick up shuttle. Jam 11.30 kami selesai sembahyang. Jalan pulang macet, pemedek makin penuh siang itu. Kami dilewatkan ke arah Jatiluwih lalu Mengesta. Jam 3 sore baru tiba di rumah. 

Senin 2 Maret anjep anak-anak, balikin mobil ke jero dan baikin pintu toko timur. Selasa 3 Maret bertepatan dengan ulang tahunku aku berangkat ke Samarinda dengan Batik Air. Makan siang di warung cabe-cabean bersama istriku. Jam 6 sore aku tiba dengan gocar dari APT Pranoto, cuaca sore itu cerah berawan. Aku menginap di D'es Guest House hanya 500 m dari Robinson. 

Dan sore ini aku sudah ada di boat yang mengantarkan kami dari Bontang menuju Attaka. Semoga perjalanan ini lancar sampai tujuan, tetap sehat dan berkah. 




40 Prestasi dan Kebaikan

Menyambut usiaku 40 tahun pada 3 maret 2020.
Sedikit menorehkan prestasi dan kebaikan. 

PRESTASI:
- hampir selalu juara 1 selama SD di Bajera
- mewakili SD 1 Bajera saat lomba menggambar se desa Bajera
- mewakili kecamatan Selemadeg lomba cerdas cermat IPA di Tabanan
- mewakili kecamatan selemadeg cerdas cermat P4 di Tabanan
- hampir selalu juara 1 dan juara umum 1 selama SMP
- juara 1 lomba deklamasi puisi TK se-kabupaten Tabanan
- ikut cerdas cermat TVRI mewakili SD 1 Bajera
- ikut cerdas cermat TVRI mewakili SMP 1 Selemadeg
- menjadi siswa teladan saat SD dan SMP se Kabupaten Tabanan mewakili kecamatan Selemadeg
- bisa masuk kuliah di UGM jurusan Elektronika dan Instrumentasi
- menjadi lulusan dengan IPK terbaik kedua untuk angkatan 99 Elins UGM dan IPK terbesar di kelas
- bisa bekerja sebagai karyawan Unocal, Chevron kemudian Pertamina lolos seleksi di antara 2800 orang saat tes masuk
- mendapat bantuan dana HOP saat masih bujang lebih awal dibanding kawan2 yg sudah menikah
- 2 tahun berturut mendapat nilai 1 exellent saat menjadi Planner dan dijuluki new Rookie oleh atasan saya
- mendapat teladan award untuk leadership saat project upgrade F&G Foxtrot
-mendapat teladan award saat mensupport project 5S Attaka
- mendapat teladan award saat project MEG Transportation di West Seno
- juara bikin desain cover log book dan tally book untuk North Offshore berhadiah card reader
- juara lomba foto Chevron berhadiah Ipad dan uang tunai USD 500
- juara lomba foto safety berhadiah battery bank
- membuat 11 lagu dalam bahasa Bali saat kuliah
- membuat 11 lagu bertema Selat Makassar saat bekerja
- juara 2 lomba band mewakili Attaka lomba band antar lokasi di Pasir Ridge
- menjadi pemain band saat ultah Pertamina di Pasir Ridge Okt 2019 dengan membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri
- menjadi juara 3 best of the best lomba Essay Pertamina Employee Journalism berhadiah 5 juta. 

KEBAIKAN:
- membantu pinjamin uang paman yg terlilit utang (Jigus)
- membantu keuangan bibik yang operasi batu ginjal (Mekman)
- menikahkan adik dengan menanggung full biaya (Kadek)
- memberi pinjaman adik rumah dan mobil (Kadek)
- membantu keuangan adik membangun rumah (Kadek)
- membantu keuangan adik saat kena kasus (Kadek)
- menyekolahkan adik sepupu dari SD hingga kuliah (Tiwik)
- membantu biaya kuliah adik sepupu (Kharisma)
- membantu adik sepupu menikah dengan memberikan dana talangan (Wanda)
- membiayai paman bujangan dan pengangguran dengan memberi uang tiap bulan (Pak Ming)
- membuatkan kawan-kawan topi let's rock the platform di Attaka
- membuatkan kawan2 kaos DEEPWATER saat pergi dari west seno
- membuatkan stiker, buff, pisau lipat untuk kawan-kawan
- membelikan tas kecil untuk paman-paman dan mertua
- memberikan sumbangan untuk mertua saat ngaben dan renovasi rumah.




Wednesday, February 19, 2020

Attaka Trip 38 - TA Serang, Air Dryer, R2

"Kritik kita belum tentu membakar orang lain, tapi kritik kita sudah pasti membakar diri kita sendiri. Kritik kita tdk mencerminkan orang yg dikritik, tapi mencerminkan diri kita yg menderita."

5-18 Feb 2020
On kali ini aku naik normal. Ke Balikpapan dengan Citilink, menginap di Golden Snail dan ke Attaka via Santan dan via tol baru Balsam. Hari pertama kedua standby di LQ aja, Jumat 7 Feb meeting mingguan, pindahin SDV incoming Lima at Production. Mulai meditasi bali usada tiap pagi dan sore. Sabtu ikut bongkar generator G2050 ex Serang untuk dicuci di LQ, sementara kawan2 mulai TA Serang. Terakhir dicuci 4 tahun lalu. Minggu ke Melahin SDV R2 stucked open. Senin ikut bongkar G2050 lagi. Selasa 11 Feb ke Melahin lagi modif R2 jadi double action. Sekalian konek kabel modbus konverter ke G1A agar dapat dimonitor melalui PI. 

Rabu di LQ aja. Kamis PM di Alpha dan nemenin orang ITB survey peluang project di NOF. Ada 3 masalah utama yaitu sand, solution gas dan HE yg sering buntu. Untuk HE ada solusi memasang filter pada inlet HE dan memasang elektrolisis untuk membunuh biota laut yang masuk ke HE. 

Jumat 14 Feb ikut back online Serang. Sabtu di LQ aja. Minggu juga di LQ meeting 7days planning dan prepare support air dryer hingga Senin konek pipa air dryer di CP. Selasa pagi aku online kan air dryer bersama Yasin dan Wahyu. Awalnya ingin pulang selasa malam lewat Tirta ke Balikpapan tapi barge sudah dikasi Construction. Akhirnya Selasa jam 11 siang aku ke Santan menginap semalam dan pagi ini aku jam 6 berangkat ke bandara Samarinda, mengejar Batik jam 9.30 agar bisa ngeGalung di Bali. 

Selamat Hari Raya Galungan. Semoga damai selalu. 

6.00-07.15 STN-APT




Wednesday, February 05, 2020

Rush, Golden Tulip, MCU

"Jika pikiran penuh penghakiman, bahkan di surga pun tidak bertemu kedamaian."

Off 22 Jan-4 Feb
Off ini aku pulang naik boat Selasa malam dari Attaka, bersama om Johansyah. Boat harusnya berangkat jam 12 namun ngaret ke jam 1 malam. Seharusnya jam 6, tapi karena 1 mesin rusak sampe jam 10.10 di pilot jety. Aku bantu cek in kan orang barge yg pesawatnya jam 11.00. Aku ngegojek ke Bandara dan masih sempat menikmati brunch di lounge. Landing di Bali lalu ke Pandak 1,5 jam naik Gocar. Lumayan macet. 

Kamis  23 anak-anak libur, malamnya aku sembahyang Ciwaratri sama deba di pura Ciwa karena Citta agak demam. Aku beli senter, kabel multimeter, holder HP, sampo jok lewat Bukalapak. Tapi senternya gak bisa nyala. Urusan komplainnya ribet. Akhirnya aku beli senter baru lagi. 

Jumat 24 Januari aku MCU di Prodia Denpasar. Jam 6 aku berangkat naik mobil dari Pandak. Jam 7 lewat baru ambil darah, urine dan BAB. Langsung sarapan nasi kuning yg kubawa dari rumah. Trus lanjut test lagi dan treadmill siang jam 12 sepulang dari booking Rush di Auto2000 Cokro. Lain kali kalo MCU sebaiknya telpon pastikan jadwal MCU termasuk treadmill sudah di set dengan benar. 

Sabtu sembahyang tumpek bubuh di Kebon sama Ibu, Eba. Sorenya kami makan di warung Dedari Baturiti. Tempatnya asik, ada kolam gazebo dan villa plus kolam renang, dengan harga terjangkau. MInggu ibu gayah beten moning, sorenya anter eba main di playground beraban. 

Senin dan Selasa 27-28 Jan mulai jogging dangin carik sama ibu dan eba. Rabu ke kos ambil uang bayar kos dari Ina sambil isi pulsa listrik sebanyak 200 ribu. Kamis adalah acara melasti pura Batukau melewati Nyitdah. Aku nunggu ngedrone di Kebilbil. Upacara ini 27 tahun lalu terakhir tahun 1993. Tapi aku tidak bisa full ikut karena aiang harus transfer pembayaran Rush dan sorenya mobil sudah tiba di jero. Sorenya kami pulang ke Pandak diguyur hujan lebat banget, saat Ida Betara mesucian di Tanah Lot. Sepertinya kesetiaan pemedek sedang diuji sore itu. 

Jumat 31 Jan 2020 berangkat menginap di Golden Tulip Jineng Resort Kuta. Setelah tukar mobil ke jero kami pulangkan cepat anak-anak lalu tancap gas menuju hotel. Mendapat kamar pool access, malam itu kami dinner di Gale sekalian beli sepatu baru NB dan cek kacamata safety di optic tunggal dan besoknya baru pindah ke kamar suite city view yang kamarnya wow. Sabtu kami ke Beachwalk sekalian makan siang. Sempat renang bareng anak-anak. Malemnya aku ke dokter mata di Siloam untuk minta resep kacamata safety. Besoknya aku ikut meditasi reguler di bali usada Sanur, sekaligus daftar Tapa Brata 26 April-2 Mei 2020, naik gocar bolak-balik ke hotel. Semoga lancar. 

Minggu siang check out kamar, anak-anak masih berat untuk pulang. Kami makan siang di Hokben sunset point. Sampe rumah aku masih bisa tidur dan rasanya puas sekali bisa mengantarkan anak-anak dengan puas. Senin kembali anjep sekolah, makan siang depan sekolah, sore tukar mobil di jero, Splash kembali dibawa pulang. 

Selasa pagi aku ngegojek ke bali buda lanjut gocar ke Bandara. Malamnya nginep di golden snail karena Esai penuh. Rabu kami berangkat ke Attaka via Santan dan pertama kali lewat toll melalui KM 38. Bis berangkat 1 saja hari itu karena 2 hari lalu bis diserempat truk. Sore ini kami menuju Attaka membawa segepok lumpia titipan pakwok dan mifta. Semoga setiap perjalanan diberkahi kedamaian. Svaha. 

07.00-09.45 bpn smd via tol
09.45-10.50 break makan smd
10.50-13.15 Smd-stn
14.00-15.30 stn-atk