Saturday, January 27, 2018

Nginep vs Direct Transit

Nginep vs langsung direct flight malam itu:
Direct flight malam itu:
-Tiket: 1jt
-Taksi samarinda balikpapan: 350rb
-Gocar airport home 120rb
Total 1.470.000

Nginep di sby:
-Tiket 1jt
-Taksi: tdk perlu
-Nginep di sby: 200k (gratis antar jemput bandara)
-Gocar: tdk perlu krn dijemput ibu.
Total 1.2jt


Tuesday, January 23, 2018

Attaka Trip 11 - Start Stronger

10-23 Jan 2018

"Jangan mencari kesempurnaan tapi sempurnakan yang sudah ada"

Siang itu panas, langit biru dengan sedikit awan, ombak cukup bergejolak bergerombol lalu pecah di ujung buih putih, sebuah perahu nelayan berseliweran mengelilingi Juliet. Kami sedang function test untuk memastikan safety device terpasang dan berfungsi. Tengah hari kami pulang dengan senang. 

Hari berikutnya kami mengunjungi platform di timur jauh untuk 8000h C2. Proses pekerjaan berlanjut hingga jam 1.30 malam. Sungguh melelahkan. Di suatu sore aku bersama Ganz mengunjungi Foxtrot karena VSD ogah jalan. Aku menemukan kembali spot foto sunset jaman old. Mengesankan bisa kembali. Di kesempatan lain kami memastikan proses Oscar Slug Catcher berfungsi untuk mengontrol pompa berjalan dengan mulus. Dua ekor ikan berukuran sangat besar diangkat oleh seorang kawan, 7 dan 15 kg. Di kesempatan lain kami function test FS dengan kilat. Jam 10 kami on the way to LQ. Luar biasa. 

Mensupport project kabel high voltage cable di Hotel. Team Fire Security melakukan coating dengan 3 lapisan: perban, ram kawat dan isolasi 3M pada setiap lapisan coating semacam semen yang disapukan kuas. 

Pada 20 Januari kami soaking compressor 303B sekaligus borescope engine. Detwash tak jadi dilakukan untuk crack yg semakin parah. Engine dirunning dengan maksimal T5 1260F sembari menunggu mantan MC100 yang masih dioverhaul di US. 

Kunjungan orang nomor 1 di KLO melakukan verification and validation menyisakan segudang pertanyaan mengenai EOC. Jawaban masih belum ada yg pasti. Beberapa orang diwawancari dengan penuh nafsu OTT. 

Makan malam ikan masakan Mulyadi di belakang A3 mengantarkan pada keputusan miris tidak boleh pulang Selasa malam. Syukuran 60 hari tanpa shutdown untuk Attaka dan 30 hari utk NIB dilakukan sehari menjelang pulang. Bikin cajon dan nyanyi main gitar juga karaoke sama Yusrani. Bubu dibuat untuk hiburan makan ikan tiap hari minggu. Masih on progress. Tak sempat olahraga, berat badan naik ke 80 kg lagi. Makan seperti biasa tak ada diet dan aku tidak ada vertigo lagi. Sepertinya dugaan diet yg berlebihan membuat vertigo benar. 

Pagi ini kami pulang lewat Bontang. Menuju Surabaya untuk menginap lagi semalam di Walan. Semoga perjalanan lancar dan selamat tiba di tujuan. Astungkara. 

TRIP:
ATK BTG 05.30-7.45
BTG SMD 7.45-10.45
SMD BPN 11.30-14.30



Saturday, January 20, 2018

Pekerjaan Jaman Now

Pekerjaan-pekerjaan baru yang tak pernah kita kenal 10-20 tahun lalu: 

Barista, blogger, web developer, apps creator/developer, smart chief listener, smart ketle manager, big data analyst, cyber troops, cyber psichologyst, cyber patrol, forensic cyber crime specialist, smart animator, game developer, smart control room operator, medical sonographer, prosthodontist, crowd funding specialist, social entrepreneur, fashionista and ambassador, BIM Developer, Cloud computing services, cloud service specialist, Dog Whisperer, Drone operator dan sebagainya.

Bersiap dengan keahlian baru. Jangan pernah takut untuk berubah. 

Monday, January 15, 2018

12 Hal Favorit Tahun 2017

Website: belkedamaian.org, govindvashdev.com

Wisata: liburan dan menginap di Singaraja membawa nuansa baru. Hidup terasa lebih tenang dan damai di sana. 

Buku: Mau Seumur Hidup Minum Obat menyadarkan saya bahwa penyakit bisa disembuhkan dengan metode timur tanpa obat, dengan puasa dan mengurangi makanan. Buku Happiness Inside menyadarkan saya bahwa hidup tidak hanya mengejar, mencengkram namun juga melepaskan dan merelakan. Buku ini pula membuat saya "menemukan" kembali Gede Prama. 

Quote: Yesterday I am clever so I want to change the world. Now I am wise so I want to change my self. Quote ini menjadi milestone saya untuk mulai belajar ke dalam, belajar spiritual. 

Penulis: Rhenald Kasali selalu membuka wawasan saya tentang perubahan dan disruption. 

Tokoh: Gede Prama menyadarkan saya bahwa meditasi bisa menyembuhkan dan membuat saya makin percaya dengan agama yang saya anut. Govind Vashdev membuat saya bertemu kembali Guruji. Roni Yuzirman selalu menginspirasi hidup saya dengan tulisan ringannya dan hobby yang ia share di Instagram. 

Gaya hidup: minimalis. Ini yang membuat saya sadar terlalu banyak barang yg saya miliki. Harus ada yg dibuang dan mengurangi konsumtif. Diet rendah carbo membuat berat badan turun 8 kg dan hidup terasa lebih ringan. Stop ngopi membuat saya tidak sesak nafas lagi sekaligus mengurangi kalori masuk dari gulanya. 

Olahraga: Yoga. Saya menemukan berbagai efek positif dari yoga terutama untuk kebugaran dan kesehata. Apalagi banyak tokoh yg kualitas hidupnya lebih baik setelah yoga. Seperti Anjasmara. 

Spiritual: Meditasi. Berawal dari Reza Gunawan lalu belajar langsung dengan Gede Prama. 

Pelajaran Hidup: jangan menjalanu hidup melebihi kemampuan. Kurangi keinginan dan nikmati dan terima apa yang sudah dimiliki apa adanya.  

Musisi: Payung Teduh dan Tulus. Mendengarkan lagu-lagu mereka membuat saya tenang dan nyaman. 

Aplikasi: Snaptube, Gojek. Snaptube merubah pengalaman download lagu sehingga menambah hiburan. Gojek dengan Gocarnya membuat biaya transportasi saya lebih murah.

Tuesday, January 09, 2018

Tahun Baru, Mepegat dan Sakit

Off 27 Des-9 Jan

"The weak can never forgive. Forgiveness is the attribute of the strong." Orang lemah tidak bisa memaafkan. Memaafkan pertanda orang yang kuat. 

Menginap semalam di Hotel Walan di Sidoardjo. Aku tiba di Pandak dan dijemput istri tercinta ke bandara. Hari Jumat esoknya langsung ngayah mebersih di pura dalem. Trus siangnya ke BW buat jalan-jalan. Hari sabtu kami di rumah membuat rumah Barbie dan membeli rice cooker di Bumi Mas Tabanan. Minggu pagi ujan deras dan aku terpaksa turun membersihkan got depan rumah karena meluap. Sedikit kehujanan. Lalu siangnya main ke jero. Badan terasa gak enak, kayak masuk angin. Malam tahun baru malam itu tak terlalu ramai kembang api. Ramai hanya pas tengah malam pergantian tahun. Mungkin situasi ekonomi lesu akibat gunung agung meletus. 

Tahun baru diawali dengan sakit demam dan meriang. Aku terpaksa tak ikut ke pura Ciwa untuk sembahyang purnama. Begitu juga sembahyang ke pura dalem. Hanya ibu yang nangkil. Kemudian sakit demam disusul oleh Nana Citta dan deba. Semoga jatah sakit tahun ini sudah kami ambil di awal tahun ini. 

Pada hari Rabu 3 Jan kami melakukan upacara mepegat di sanggah bedauh. Ada kadek dan keluarga datang. Nana Citta masih sakit. Malamnya kami ke Kasih Ibu bertemu dokter Wira. Nanacitta diberi obat dari anal dan juga antibiotik. Esoknya giliran aku yang ke dokter di Kasih Ibu. Selebihnya kami hanya di rumah saja dan anak-anak diliburkan selama 4 hari. 

Jumat, Nana sekolah untuk tukar kado. Sabtunya Citta seharusnya pentas drama sekaligus tukar kado. Tapi ia menolak mungkin nervous. Pagi itu pula Deba yang lemes diupacarai ngulapin biar segera sembuh. 

Hari Minggu aku ngayah bikin penjor di Pura Desa. Trus siangan ibu yang lanjut ngayah.  Harusnya Senin juga ngayah tapi aku absen karena kini ibu giliran demam dan radang tenggorokan. Odalan pun aku tak bisa ikut padahal yang nanggap adalah banjar Pangkung. 

Hari Senin anter jemput Nana sekolah. Citta belum mau sekolah. Siangnya aku membuat deposito di Mandiri. Bunganya kecil hanya 5.5% untuk jangka 3 bulan, dengan denda pinalti 750rb jika diambil sebelum jatuh tempo. Aku pun ke Planet cell untuk baikin layar Ipad yang pecah karena dijatuhkan deba. 

Akhirnya Selasa dengan diantarkan istri sampai Canggu aku naik gocar menuju bandara. Seorang anak muda mahasiswa semester 3 jadi driver pagi itu. Ia sudah 2 tahun menjalani taxi online dan nyambi kuliah sore. Sehari rata-rata mendapat bonus 225rb dan sekitar 250rb-300rb ongkos. Ongkos bensin rata-rata 100rb. Jadi rata-rata ia bisa mendapat 375rb bersih dalam sehari. Ia narik dari jam 08.00-16.00 selama 5 hari tiap minggu. Katanya bapaknya yg mendorong narik gocar. Ia tak perlu minta uang saku lagi dari orang tuanya. Salut buat perjuangannya semoga sukses ya. 

Setiba di Sepinggan aku mencoba alat pijat di Sepinggan airport. Menginap di Esai bersama Yasin dan Dizi. Makan malam aku mencoba go food dengan menu bebek goreng. Semoga perjalanan pagi ini lancar menuju Attaka lewat Bontang. 

Semoga hari-hari berikutnya selalu sehat dan beraktivitas dengan lancar. Astungkara.