Sunday, January 06, 2013

8 Tahun Menunggu Citilink

Sejak 8 tahun yang lalu saya sudah melakukan commuting Balikpapan-Denpasar dan sebaliknya. Kebetulan saya bekerja di Balikpapan dengan schedule 2-2, 2 minggu on duty dan 2 minggu berikutnya off duty. Ketika off saya pulang ke Bali tentunya menggunakan pesawat. Selama ini saya selalu naik pesawat dengan transit terlebih dahulu di Surabaya atau Makazzar. Bahkan dulu pernah juga jalur transit saya via Yogyakarta atau Jakarta.

Tapi sejak bulan Januari ini, tepatnya 1 Januari saya mencoba penerbangan baru Citilink Denpasar-Balikpapan direct dengan pesawat besar Airbus A320-200. Pesawat berangkat jam 14.40 dan perjalanan begitu nyaman meskipun hari itu cuaca sedikit berawan, namun karena pesawatnya besar, hanya terjadi guncangan kecil saja dan kami tiba di Balikpapan dengan nyaman dan selamat.

Sebelum ada penerbangan direct Denpasar-Balikpapan ini, sejak beberapa bulan lalu saya juga sudah menggunakan Citilink dengan transit via Surabaya. Saya sangat berterima kasih kepada Citilink karena dibukanya rute baru ini. Sudah 8 tahun lebih saya telah menunggu-nunggu rute ini. Entah harus bagaimana mengungkapkan perasaan bahagia saya, tapi melalui tulisan sederhana ini saya secara pribadi mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada Citilink.

Jika menggunakan penerbangan transit, saya harus berangkat 3 jam lebih cepat daripada penerbangan direct dengan Citilink. Untuk pekerja seperti saya, jangankan 3 jam, 1/2 jam saja sangat kami hargai. Ini salah satu nilai plus rute Citilink baru ini.

Disamping saya, sebenarnya banyak pula teman-teman dan orang-orang di sekitar saya senang dengan adanya penerbangan direct ini. Teman saya di Balikpapan rata-rata berkomentar jadi gampang dan mudah jika mau berlibur ke Bali. Teman saya yang anti liburan saja, bulan depan justru merencanakan liburan ke Bali karena adanya direct flight dengan harga bersaing ini. Sedangkan teman-teman di Bali banyak yang berkomentar, lebih mudah jika mau tirta yatra ke Tenggarong, Kalimantan Timur. Juga para transmigran Bali yang tinggal di Kalimantan Timur lebih gampang mencari penerbangan pulang kampung. Di sisi lain pemerintah Bali harusnya berterima kasih atas kehadiran penerbangan ini karena tentu saja wisatawan dari Balikpapan (sebagai pintu gerbang Kaltim), pasti lebih banyak berkunjung ke Bali.

Di samping ke Denpasar, Citilink juga membuka rute penerbangan baru Balikpapan-Yogyakarta dan Balikpapan-Solo. Teman-teman commuting saya yang pulang ke Solo dan Yogya kegirangan menyambut rute baru penerbangan ini yang akan dibuka pada 23 Januari 2013.

Salah satu yang saya sukai menggunakan Citilink adalah mudahnya melakukan pembelian electronic-tiket melalui situs www.citilink.co.id. Dengan smartphone saya selalu memantau penerbangan dan melakukan issue tiket jika mendapat harga yang memuaskan, pembayaran bisa menggunakan kartu kredit Mandiri. Ketika cek in juga dipermudah dengan adanya fasilitas " Web Check in". Sebelum berangkat saya sudah cek in terlebih dahulu semalam sebelumnya menggunakan smartphone atau komputer sehingga saya bisa memilih seat yang saya sukai.

Sebagai akhir kata, saya kembali mengucapkan terima kasih kepada Citilink. Semoga Citilink makin jaya di udara. Flight berikutnya saya akan terbang dari Balikpapan-Denpasar tanggal 16 Januari 2013. Semoga setiap perjalanan aman dan selamat bersama Citilink.

Gede A Setiawan
(gedeasetiawan@yahoo.com)

Thursday, January 03, 2013

Review 2012 Ibu

Review RESOLUSI INDAH 2012
1. Lulus Asix utk #babycitta & bisa nyusui min 1thn dan lanjut smpe 2thn (lulus sudah setahun lewat)
2. #kirana maemnya makin pinter dan lulus toilet training (main tetap stabil dan pinter, toilet training lulus dengan baik)
3. Daftarin #kirana di bali kiddy preschool dan smoga dia betah disana (sempat sekolah di playgroup Pandak Gede, tapi stucked. Masih PR buat kami)
4. Rumah dps sdh komplit dng kitchen set dan taman mungil dng mini playground buat anak2 (tidak lanjut ditempati tapi dikontrakkan dengan harga cukup bagus)
5. No hutang crdt card dan bisa nabung min 500rb/bln in private account (hutang credit card di citib*nk sudah dilunasi, tinggal ditutup saja)
6. Stop unitlink (gara2sodaraygjual),smakin bnyk invest RD & LM :) (masih belum bisa)
7. Lebih sering ngobrol malam hari sm hubby @gedeasetiawan pas anak2 udh bobo :) (tingkatkan kesehatan bayi, ortu tambah romantis)
8. Kurangi online shopping dan makan &jajan diluar (mmmmhhhh)
9. Beli mainan seperlunya buat anak2 (harus lebih di-reduce)
10. Liburan keluarga yg menyenangkan (belum sempat dilaksanakan nginep di hotel, tapi sudah sempat jalan ke Bali Safari n Marine Park)

Gede A Setiawan
(gedeasetiawan@yahoo.com)

Review My 2012

1. Sudah bisa investasi tanah 225 meter persegi persiapan untuk ke depan investasi kos-kosan 20 kamar, dengan 2 ruko di depannya :)
2. Berhasil mengontrakkan rumah di Denpasar dengan harga 20 juta/tahun. Lumayan lebih tinggi dari harga pasaran.
3. Bisa melaksanakan upacara 3 bulanan Nacitta dan peringatan ulang tahun sederhana RanaCitta dengan cukup meriah.
4. Bekerja secara aman dan selamat, bebas dari kecelakaan dan naik grade.
5. Bisa membiayai Pak Ming yang pengangguran dan tak punya istri setiap bulan.
6. Mengunjungi mertua setiap off dan memberikan bantuan secukupnya.
7. Sukses membangun sanggah dan melaspas serta jadi donatur sebelum sanggah selesai.
8. Rutin dana punia setiap 6 bulan di Pura Ciwa dan rutin dana punia setiap nangkil di pura 3 kahyangan dan pura lain.
9. Bisa membiayai 2 sepupu les/kursus persiapan UNAS. Juga membantu kuliah sepupu dengan membayar uang kos selama setahun.
10. Reconnection saudara-saudara melalui social media dan mengucapkan selamat hari raya via FB atau SMS.
11. Reconnection dengan teman lama SMP di Bajera dengan memprakarsai pembuatan Group Facebook dan BBM Group "SMP Bajera".
12. Sukses melaksanakan Project 366 Photos in 366 Days. Memulai lagi fotografi macro dengan mencoba hunting seputar rumah dan still life. Bereksperimen dengan lensa fish eye for Android.
13. Memperbaiki online portofolio dan membuat account Gaussian Photography (http://gaussianphotography.blogspot.com).
14. Mempersiapkan bisnis photobooth untuk acara dan pakaian tradisional Bali dan membuat blog-nya (http://ranacitta.blogspot.com), membeli SD Card wi-fi dan printer Canon Selphy CP-810.
15. Membeli piano mainan dan meningkatkan belajar piano di rumah dan di Attaka.
16. Gowess dan senam 18x dalam setahun atau rata-rata 1.5x sebulan.
17. MCU di Wings Internasional Sanglah dengan hasil yg bagus.
18. Aktif menulis untuk http://ranacitta.wordpress.com sebanyak 100 tulisan per tahun atau 8 tulisan per bulan.
19. Aktif menulis lagi untuk http://panjisekarlangit.blogspot.com dengan 109 tulisan per tahun atau rata-rata 9 per bulan.
20. Dalam dunia kerja saya membuat daily record yg lebih baik dan mencatat highlight event bulanan. Aktif share knowledge to others and BP.
21. Sempat memotret acara budaya Perang Pandan, Omed-omedan, Mekotek, Ngaben dan Mepandes Massal, PKB, Tanah Lot 3 Days Festival dan Tabanan Festival dengan joged bumbung massal-nya yg memecahkan rekor muri.
22. Memotret beberapa Prewedding, Wedding Bali dan pre metatah.
23. Merayakan malam tahun baru bersama keluarga besar dengan acara manggang bersama di rumah ranacitta.
24. Mempunyai pembantu baru yg handal dan ahli bikin banten. Sebagian pekerjaan rumah dihandle dengan sukses.
25. Bisa menghadiri pernikahan teman: Hevie dan Kuki, mengikuti proses lamaran saudara, kondangan mepandes/melaspas dan 3-bulanan anak saudara.
26. Menghadiri upacara pengabenan saudara: Bapak De Suta, Ibu De Wahyu dan Ninik Gek Muni.
27. Tambahan gadget berupa HP Samsung S2 dan Lensa Tokina 11-16mm.
28. Membuat photobook "Nana Amazing 3 Years" dan "Citta First 12 Months" dan photobook ranacitta family. Juga di awal 2012 membuat photo album untuk ultah Nana yg kedua.
29. Membuat buku harian baik di tempat kerja maupun di rumah.
30. Mencatat dan membuat laporan keuangan lengkap selama setahun.
31. Membentuk Attaka Readers Club dengan tujuan sharing buku yg dibaca bersama teman-teman Attaka. Masih belum optimal.
32. Menyekolahkan Nana meskipun akhirnya Nana "rewel" karena ada anak TK yg agak nakal.
33. Beli motor Vario untuk memudahkan pergerakan sehari-hari hasil dari ngontrakan rumah Denpasar.
34. Beralih dari beli tiket melalui agen ke beli e-ticket sendiri via website dengan kartu kredit. Lebih murah dan lebih mudah mengatur sendiri sesuka hati.
35. Mulai menggambar kartun dengan menyiapkan sketch book dan menguploadnya ke facebook.

Gede A Setiawan
(gedeasetiawan@yahoo.com)

Buku-buku 2012

Berikut adalah daftar buku yg saya baca di tahun 2012. Resolusi awal adalah membaca beberapa buku yg berhubungan dengan leadership, bisnis dan pengembangan diri. Beberapa buku novel juga menjadi pelengkap untuk menambah perbendaharaan belajar menulis saya.

1. Wirausahamuda Mandiri (Rhenald Kasali)
2. T(w)itit (Djenar Maesa Ayu)
3. Perahu Kertas (Dee)
4. Yoga untuk Semua
5. Kisah Sukses Raja Oleh-oleh Khas Bali - Krisna
6. 9 Summers 10 Autumns (Iwan Setiawan)
7. Filosopi Kopi (Dee)
8. 7 Keajaiban Rezeki (Ippho Santosa)
9. Chairul Tanjung si Anak Singkong
10. Quantum Ikhlas (Erbe Sentanu)
11. Recode Your Change DNA (Rhenald Kasali)
12 Playboy Marketing (Ali Akbar)
13. Manajemen Minimarket
14. Property Mastery in a Box 2.0 (TDW)
15. Twit Sadis Bikin Mringis (Saptuari)

Beberapa buku belum/tidak selesai saya baca karena isinya terlalu panjang, bertele-tele dan membosankan atau kurang menarik, atau semata-mata karena sudah terlanjur beli buku lain sehingga jadi kelupaan membacanya. Berikut adalah listnya:
1. Cracking Zone (Rhenald Kasali)
2. Membuat Sendiri Aplikasi Android utk Pemula
3. Kubik Leadership (Jamil Azzaini)
4. Rahasia (Rhonda Byrne)
5. The Science and Miracle of Zona Ikhlas (Erbe Sentanu)
6. Naked Traveller 3 (Trinity)
7. Brand Gardener (Handoko Hendroyono)
8. Menjual Apapun Keahlian Anda di Internet (Mohammad R)

2 buku terakhir saya beli 1 Januari dan masih sedang saya baca. Semoga tahun 2013 saya membaca buku lebih disiplin, menyelesaikan membaca satu buku sebelum membeli buku berikutnya. Astungkara.

Gede A Setiawan
(gedeasetiawan@yahoo.com)

Ke Balikpapan di Tahun Baru

19 Desember 2012 adalah off terakhir sebelum pergantian tahun. Sebenarnya aku bisa naik Citilink direct to Bali tapi sudah terlanjur beli Lion dan Garuda via Surabaya. Ke Pandak naik ojek seperti biasa lancar.

Karena gatel, esok harinya aku langsung menuju Erlangga untuk survey tempat sewa: 1 juta/bulan. Lumayan. Sebelumnya mampir di Matahari dan Gramedia beliin Nana buku. Sore hari ambil kiriman photobook di JNE Tabanan.

Jumat 21 Des aku gowes menuju Tanah Lot. 22 Des kami mengunjungi Ninik dan Wayah di jero. Akhirnya kami berempat ke Tanah Lot untuk survey lokasi kontrakan. Ada info harga kontrakan di sekitar parkir 25 juta/bulan, kalau di jalan utama bisa sampai 100 juta kata Ibu Suci yg buka restoran di timur pura Tanah Lot. Paginya aku ngayah ngabas di pura dan siangnya Ibu yg ngayah ditemani Nana.

Hari Senin adalah hari tenang. Aku potong rambut di Pandak Bandung sekalian survey rumah tua di sana.
Selasa adalah hari Natal, ditemani 3 bidadari aku motret pre metatah Angga, Nanda dan Dinda di Pondok Nyoman, Kediri. Hari ini Nana Citta sudah mulai menunjukkan gejala sakit.

Hari Rabu, sehari menjelang odalan aku ngayah di Pura masang wastra.
Esoknya Kamis, Purnama 27 Des adalah odalan. Demam Nana Citta makin parah. Lebih parah Citta dan semalaman tidur harus digendong. Aku memilih tidak ngayah di pura karena harus gantian gendong Citta biar mau bobo. Sore hari baru kami bertiga tanpa Citta nangkil ke Pura Ciwa.

Kamis setelah odalan, kami melanjutkan upacara dan ngerainin di sanggah bedangin. Selesai sudah rangkaian upacara itu. Total biaya tambahan ini adalah 8 juta dan setelah dibagi 3 menjadi 2.325.000 per keluarga besar atau 600-an per KK.

Sabtu adalah acara Enik mepamit di Sanggah bedangin. Sebanyak 16 orang keluarga Klungkung mengunjungi Rumah Pandak. Namun Nana Citta sudah semakin parah, pagi itu kami menuju Klinik Kasih Ibu di Dalung bertemu dokter Sunarka. Tidak diberikan obat demam, tapi obat radang tenggorakan, batuk, pilek dan antibiotik.

Minggu 30 Desember adalah hari terakhir odalan Kebon. Jam 10-an upacara ngelukar wastra dimulai dan jam 1 siang kami sudah kembali ke rumah masing-masing.

Tanggal 31 kami kembali menuju Klinik untuk periksa kedua kali, dokter cuma memeriksa tenggorokan Citta dan dinyatakan ok. Memang sejak dikasi obat pertama, Citta sudah bobo anteng malam harinya. Sungguh pelajaran berharga. Tak usah menunggu lama, jika sakit segera saja bawa ke dokter. Yang penting dapat obat dulu dan diperiksa kondisnya. Sore hari kami sekeluarga besar bersama Kak Wanda dan Kak Dona manggang sederhana di rumah kecil kami.

Selasa 1 Januari 2012 aku harus berangkat ke Balikpapan. Berangkat hari itu ada 3 keistimewaan karena tidak biasa: pesawat langsung Balikpapan dengan Citilink, dianter Dek Iin yg mau berangkat ke kos dan kehujanan basah kuyup. Hujan siang itu deras sekali tapi kami harus segera menuju bandara untuk cek in.

Akhirnya aku beli baju, celana dan sandal di bandara. Celana Rip Curl seharga 499 ribu, baju Polo 249 ribu dan sendal jepit Sunset Bali 59 rb merupakan pemborosan awal tahun tak terduga. Sore itu untuk pertama kali aku pake celana pendek dan sendal jepit ke Balikpapan, kayak turis.
Karena sepatu, celana dan jaket masih basah akhirnya aku beli lagi di BC. OMG. Awal tahun yg menggelikan.


Gede A Setiawan
(gedeasetiawan@yahoo.com)