Thursday, March 07, 2013

Kaos Attaka Series

Sejak akhir Januari aku iseng menjual kaos bertuliskan kata-kata unik berbau offshore khususnya Attaka. Awalnya ada 2 desain dengan kata-kata "Kuli Minyak Lepas Pantai" dan "Proud to be Oil Worker" lalu bulan berikutnya nambah 2 desain "Damn! I Love Attaka" dan "Let's Rock the Platform".

Cerita bermula disaat aku meeting muncullah ide membuat kaos sendiri dengan kata-kata seperti di atas. Seorang teman di sebelah ngomporin, jadikan aja kaos, "aku mau pesan", katanya. Ketika membuat desain tulisan di komputer ada 2 orang teman yg lihat dan berminat dan jika boleh ikutan membuat kaos desain yg sama. Kemudian berlanjut, hasil desain "permulaan" itu kujadikan profile picture di bbm, gayung bersambut dan beberapa teman menyatakan suka. Terakhir aku coba share di group whatsapp team-ku dan group bbm kantor, akhirnya banyak yg pesan.

Tahap pertama sebanyak 45 orang yg pesan dengan 2 desain kaos. Karena masih banyak permintaan aku masih menerima pesanan tahap II sebanyak total 68 kaos dengan 4 desain. Proficiat. Lumayanlah buat latihan bisnis dan marketing. Prinsip desainku adalah memanfaatkan sifat dasar narsis dan pamer yg dimiliki kebanyakan dari kita.

Setelah tahap II ini, sebenarnya masih ada yg pesan juga, namun aku tunda dulu biar tak bosan, jenuh. Aku hanya menerima pesanan 20 kaos team TMG dengan tulisan narsis "We are specialize in engine change out".

Semoga proyek ringan ini menjadi pembuka bisnisku selanjutnya. Entah mengapa, mungkin bidang desain adalah passion-ku. Saat ini juga aku sedang merintis bisnis BaliFun Booth, namun masih terkendala lokasi di Tanah Lot. Semoga cepat dapat ya. Astungkara.

Kepikiran juga akhirnya membuat "pabrik" kaos sendiri dengan mencari perusahaan konveksi sendiri biar lebih murah. Saat bersamaan, aku juga buatkan page bernama "Proud to be Oil Worker" di FB. Semoga bisa merentangkan sayap ke setiap penjuru tanah air.

Gede A Setiawan
(gedeasetiawan@yahoo.com)

Aku Ulang Tahun

3-3-2013 genap usiaku 33 tahun. Wow sudah tua ternyata. Gak terasa memang menjalani kehidupan ini. Sudah hampir 4 tahun aku menikah dan sudah hampir 10 tahun aku terdampar di Attaka. Berarti hampir 5 tahun aku t'lah hidup di tengah samudera Selat Makazzar.

Ulang tahun kali ini cukup unik karena angkanya banyak 3. Namun tak ada yg terlalu spesial karena aku terpisah jauh dari orang-orang yg aku sayang. 1000 km jarak yg memisahkan kita.

Pada malam hari sekedar membuat pesta makan malam kecil-kecilan di mess dengan dihadiri sekitar 25-an teman. Saya tak menyangka ternyata teman-teman cukup respek. Ikan didapat dari seorang petugas catering dan 2 ekor salmon dikasi seorang pekerja blasting Bukaka di Lima sore tadi, rezeki. Terima kasih buat para sahabat dan kerabat yg sudah menyampaikan ucapan selamat melalui bbm, fb, whatsapp dan facebook juga twitter.

Ternyata memang benar, persahabatan itu menembus sekat agama, suku, ras dan golongan.

Gede A Setiawan
(gedeasetiawan@yahoo.com)

Dunia Jaman Sekarang

Dulu bintang radio "dibunuh" bintang film, lalu bintang film disingkirkan bintang sinetron, kini bintang film dan sinetron kalah ama bintang Youtube.
Dulu wartel mati karena lahirnya handphone, warnet mati karena paket internet semakin murah di rumah. Toko konvensional digantikan toko online, di masa depan agen travel akan "mati gaya" karena pembelian e-ticket semakin gampang melalui tablet ataupun smartphone.
Dulu orang suka berkirim surat dan kartu pos, kini kantor pos "bangkrut" akibat kecanggihan sms, email, ym, bbm hingga whatsapp dan fitur video call.
Di masa depan, PC akan 100% tergusur oleh tablet dan gadget sejenisnya. Fungsi jam waker, kalkulator, MP3 player (dulu walkman) dan kamus kini semua sudah tergantikan oleh HP.
Dulu belanja pake duit kertas, lalu digantikan ATM dan kini dipermudah dengan kecanggihan SMS banking dan internet banking.

Dunia sudah tak selebar daun kelor lagi, dunia selebar layar handphone.

Gede A Setiawan
(gedeasetiawan@yahoo.com)

Thursday, February 28, 2013

(Buku) Brand Gardener

Buku ini bercerita tentang perubahan yg terjadi dalam dunia broadcasting alias periklanan. Dengan segala perubahan jaman yang terjadi maka metode pemasaran atau beriklan juga harus berubah. Tak cukup hanya berubah tok, harus juga berubah ke arah lebih baik karena selama ini iklan dan usaha branding lainnya dianggap menciptakan masyarakat konsumtif bahkan ada iklan yg menipu.

Penulis juga mengedepankan bahwa sebuah brand seperti tanaman dalam sebuah taman. Ia harus dipupuk agar tumbuh subur ke arah kebaikan.

Yang menarik buat saya, di bagian halaman-halaman dalam buku ada tulisan kontributor tentang Akademi Berbagi yg merintis usaha berbagi apa saja, terutama ilmu kepada siapa saja yg membutuhkan, secara gratis tentunya. Akademi berbagi bahkan sudah merambah berbagai kota di Indonesia. Dengan pembicara (sukarela) dari berbagai bidang.

Yang membuat darah saya mengalir deras adalah karena dalam pikiran saya sejak beberapa tahun ini ingin sekali membuat "akademi berbagi" kepada anak-anak kecil di kampungku. Setidaknya aku mulai dari berbagai ilmu sederhana yg saya punya. Syukur-syukur saya bisa "mengajak" teman-teman lain untuk menjadi sukarelawan. Semoga keinginan idealis ini bisa terlaksana segera.

Gede A Setiawan
(gedeasetiawan@yahoo.com)

(Buku) Follow Your Passion

Miliki visi yaitu kemampuan melihat masa depan dengan mata bathin dan pikiran kita. Agar visi kuat, buat dream book. Tulis 100 hal yg kita inginkan dalam hidup: hal yg ingin dimiliki, tempat yg ingin dikunjungi, hal-hal yg ingin dilakukan, ingin jadi pribadi seperti apa.

Tulis goal beserta target batas waktu di atas kertas, tempel di tempat yang sering dilihat, baca setiap pagi. Visualisasikan dan tempel tangan di atas kertas.

Minta karyawan tulis resolusi: karir, kesehatan, keuangan, fashion.

Passion is things that you really love doing.

Cara menguji kita bekerja sesuai passion, cek tiap senin apakah kita semangat untuk kembali bekerja.

Think big, start small, act now. Pelajari, cari info, kembangkan wawasan, browsing internet, beli buku/majalah, lakukan aktivitas, bergaul dgn orang se-passion, bertanya pada ahlinya, masuk komunitas.

Kerjakan apa yg kita bisa, dengan apa yg kita punya, perbaiki sambil jalan.

Jika ingin sukses, awali dengan berfikir sukses. Pikiran menjadi kata-kata, lalu menjadi tindakan, kemudian menjadi kebiasaan, lalu menjadi karakter, karakter ini yg menentukan nasib kita di masa depan.

Menurut Malcolm Caldwell, butuh 10.000 jam terbang (417 hari) untuk menjadi master di bidang yg dinginkan.

Agar bisnis kita besar dan kuat, besarkan dan kuatkan dulu karakter pribadi kita. Kuatkan akar agar menjadi pohon yg tahan badai.

Dengan berpartner, kita bisa mengerjakan lebih banyak hal.

Bergabung dengan komunitas yg tepat akan membuat kita lebih cepat tumbuh. Bibit tanaman yg bagus akan tumbuh subur di lahan yg bagus.

Miliki mentor yg tepat sesuai bidang yg diminati. Pengalaman orang lain adalah guru yg paling utama.

Faktor X. Salah satunya mohon doa orang tua. Go giver. Sisihkan sebagian penghasilan untuk mendukung orang lain baik itu uang maupun ilmu.

Law of Attraction. Bersyukur dengan yg kita miliki sekarang, ini akan menarik hal-hal baik yg lebih besar. Visualisasi goal setiap hari, bawa dalam doa, catat dalam dream book.

Libatkan tuhan dalam setiap langkah. Hidup seimbang antara karir, keluarga, keuangan, fisik, mental, sosial dan spiritual.

Gede A Setiawan
(gedeasetiawan@yahoo.com)