Tuesday, September 13, 2011

September Ceria

Off kali ini aku pulang telat 3 hari karena harus menggantikan Jack dan Taufiq yg masih berlebaran. Pulang kali ini aku masih melewati Makazzar dan ngojek ke Angga Buana.

Off ini Agus Meliling melangsungkan pernikahan tgl 7 September 2011 dibarengi 4 sepupunya mesangih. Hari Senin setelah paginya periksa kandungan plus USG 4 dimensi, kami pulang ke Pandak karena sore harinya harus ngopin di tempat Pak Dona. Selasa pagi juga musti ngopin dan sorenya undangan dimulai. Disela-sela melayani undangan sore, kami juga sempatkan kundangan ke Antosari tepatnya ke rumah mbah Sumo karena hari yg sama, esok, Selly akan menikah ke Luwus. Dik Nana dan maminya dititip di Jero, dijemput balik sepulang dari Antosari. Sore itu juga keluarga melanjutkan ngopin di rumah mempelai untuk menyambut undangan. Aku di rumah saja menemani Ibu dan Dik Nana.

Esok pagi-pagi aku sudah bersiap dengan kamera terhunus, mengabadikan pawiwahan dan mepandes. Motret seharian bikin tangan pegel dan badan capek karena cuaca hari itu cerah ceria dan panas.

Baru selesai 1 gawe, ada berita duka di tetangga utara rumah, ibunya Liong meninggal karena sesak nafas. Kamis pagi aku ngayah metektekan dan siangnya jam 1 penduduk desa mengantarkan jenasah tanpa "wadah" untuk diaben. Upacara yang simple dan tak perlu makan banyak biaya.

Sore hari kami ke Denpasar dan di malam hari tidur dengan nyenyak karena lelah. Jumat kami jalan ke Clandys dan sekalian pesan sofa. Sore hari aku bertemu teman-teman di futsal Mangut bersama Kuki. Sementara yg lain menyusul di malam hari, namun aku memilih pulang duluan.

Esoknya, hari Sabtu tibalah hari yang dinanti yaitu photoshoot bersama Doddy dan Jales dengan model Winda, Irish dan Anna. Yeahhh akhirnya moto model lagi. Bertempat di Taman Festival Bali di seputar Padang Galak, Sanur. Baru tahu kalau ada tempat semacam ini, tapi sayang sudah bangkrut. Semua bangunan hancur tapi menyisakan bangunan tua yg eksotis. Hunting ditutup dengan makan siang yg telat di KFC Sanur. Marbin tergopoh datang menyusul ke KFC sedangkan aku akhirnya pulang bersama Marbin karena sore itu harus mengantar istriku senam hamil di kasih Ibu. Seperti biasa, aku dan Dik Nana main-main seputar Lobby dan menyempatkan diri jalan ke Hero beli buku gambar dan stabillo untuk gambar-gambar si Nana. Sepulang dari Kasih Ibu, kami jalan-jalan ke Matahari dan Denpasar Junction.

Minggu adalah hari paling indah, karena kami berempat menuju ke timur tepatnya Bali Zoo. Berjarak 17 km dari Buana Raya kami menembus pagi menjelang siang. Dik Nana senang sekali disana, khususnya ketika menyaksikan atraksi binatang.
Siang kami pulang dan sore hari menuju Pandak lagi karena esok sembahyang Purnama.

Senin pagi sembahyang ke Pura Ciwa. Dalam sembahyang aku memohon adiknya Nana lahir selamat laki-laki dan akan mengadirkan Wayang Ceng Blong juga Be Guling Alit jika dikabulkan. Astungkara. Sore hari sebelum kembali ke Denpasar kami sempatkan mejenukkan karena kakek Oki meninggal, juga sempat mampir ke rumah Dekta membawa DVD foto.

Dalam perjalanan ke Angga Buana kami berempat mampir di toko tanaman dan membeli beberapa untuk menghijaukan rumah di Angga Buana. Dalam perjalanan itu kami juga mampir di tempat jual kursi di Canggu, juga Clandys Buluh Indah mengganti warna pilihan sofa. Makan malam di Ayam Bakar 57 di Mahendradatta menutup kebersamaan itu dengan indah. Semoga apa yg kami doakan dikabulkan.

***

Hari ini aku terdampar lagi di Suratown. Kemaren mencoba rute baru naik Lion via Makazzar. Transit yg cukup lama membuat bosan, namun berkat gadget baruku si G-Tab, kebosanan itu tertutupi dengan sukses. Pagi ini aku sedang bersiap menuju Attaka. Semoga perjalanan ini terasa ringan dan semua pikiran positif datang dari segala penjuru mata angin. Astungkara.

Monday, August 22, 2011

Santan Turbine Training Tahap III

Ketika tiba di Attaka tanggal 17 Agustus, aku mendapat kabar di email bahwa harus mengikuti Training Turbine Compressor di Santan dari tanggal 20-23 Agustus 2011. Training ini adalah training tahap 3 menyelesaikan modul 3 dan 4 pada Level 1.

Pagi-pagi di hari Sabtu aku dan Rindy berangkat bersama Peacock-3 menuju Santan. Ketemu Sapto di Dock Site yang sudah training 4 hari sebelumnya. Langsung menuju Edelweis 9.2 dan karena training mulai jam 8, maka ada kesempatan sebentar bermalas-malasan.

Hari pertama dimulai dengan dahsyat! Dengan peserta 10 orang, Pak Mardjono yg cerewet mengawali dengan Pneumatic dan Hydraulic Start System. Hari kedua diisi dengan Fire & Gas Detector, disambung Turbotronic Operating Display. Hari ketiga Engine Performance Evaluation. Hari terakhir akan dilanjutkan dengan Performance dan site visit ke TMG Shop dan Compressor Station hari ini.

Karena trainingnya bertempat di main office, maka kadang kesana harus jalan kaki lumayan jauh. Langkah kaki menyusuri jalan setapak, melewati jembatan romantis, lapangan luas dan rindangnya pohon di area penangkaran Payau, membuat jalan kaki setiap pagi, siang dan sore itu menyenangkan.

Yang menarik yg saya temukan di Santan adalah, adanya admin perempuan untuk Santan Maintenance Team. Tugasnya mulai dari bikin permit, print SOP JSA, scan PM checklist, bikin daily report hingga memasukkan TW. Wow hebat! Trus, total team maintenance saja sudah 40-an orang ditambah dengan team SPC 20 orang back to back, dengan personel seperti ini team kita akan kuat. Attaka kapan bisa meniru kayak gini. If there is a will, there is away begitu kata Bung Karno.

Tinggal di Santan selama 4 hari ini membuat badan pegal-pegal, barangkali berat badan saya bertambah beberapa point. Sepertinya "kehidupan" di Santan menjanjikan nilai kemanusiaan yg lebih berarti. Dibandingkan Attaka yg terlalu berfokus pada kerja.

Dari hasil ngobrol ngalor-ngidul, jam 6 sore Maintenance Santan sudah menyelesaikan kegiatan yg berhubungan dengan pekerjaan hari itu. Sebelum jam 6 sudah dilakukan planning for tomorrow dan menyiapkan work permit untuk hari esok. What a great team.

Edelweis 23.08.11 07.23

Tuesday, August 16, 2011

Agustus Merdeka

Off di bulan Agustus diawali dengan pulangnya aku lebih awal, yakni hari Senin 1 Agustus, untuk mengikuti training MOC di PRCC. Bertepatan dengan hari pertama bulan puasa tahun 2011. Esok harinya hari Selasa aku mengikuti training, hari itu ada om Jack, Teguh dan Purwo duduk satu meja bersamaku. Ketemu juga Bayu dan Ainun, juga Kristin sang pembicara. Sore hari saat training belum selesai, aku pulang mendahului karena harus mengejar pesawat jam 17.40 ke Surabaya. Yasser menjemput di Juanda lalu mengantarku ke Margoredjo beli Galaxy Tab seharga 4,6 juta. Malam itu aku menginap di rumah Yasser, bapaknya menyambut ramah dan aku tidur di "kamar ala Pak Surat" kamar adik perempuannya di sebelah kamar Yasser.

Esok hari aku kembali diantar Yasser ke Juanda yg hanya 10 menit saja, setelah menyantap sarapan bikinan Ibu Yasser. Pesawat Garuda pagi itu berangkat jam 7.45 menembus segarnya udara pagi yg sunrise-nya bulet orange kayak mata sapi. Setiba di Bali aku naik Blue Bird hingga Angga Buana. Dik Nana menyambut dengan ceria.

Esoknya kami pulang ke Pandak. Hari Jumat sempetin ke Internasional Kite Festival bersama Doddy, Indah titip ke Jero. Sabtu nganter Ibu senam hamil di Kasih Ibu. Aku bersama dik Nana ke Hero beli buku binatang dan buah. Hari Minggu ngayah mebersih persiapan odalan Pura Puseh. Minggu sore bersama Ibu dan Nana ke Kite Festival lagi, juga ke Macro (Lotte Mart) beli dua rak kecil. Hari Selasa ngayah lagi, pagi hari bikin penjor dan siangnya mebat bikin sate.

Tibalah puncaknya Budha Kliwon Pahang bertepatan dengan akhir "Uncal Balung", kami ke pura pagi hari. Acara belum berakhir, jumat kembali ngopin di tempat Tu Agus 3 bulanan anaknya yg kedua. Esok harinya, Sabtu, Purnama kembali nangkil ke Pura Ciwa lalu nangkil ke Pura Dalem dan sore hari harusnya ke tempat Tu Agus. Tapi karena sore itu musti senam hamil ke Kasih Ibu, terpaksa absen. Sebelumnya mampir ke rumah Mbok Mang Puri Prudential bayar tunggakan. Hari itu tanggal 10 Agustus 2011.

Nah, ketika di Kasih Ibu aku dan dik Nana menghabiskan waktu di Lobby bermain-main menunggu ibu senam. Sore itu pula Jerry nganter DVD RW Laptop seharga 400ribu. Esok harinya, Minggu, aku beli 2 lemari dan 1 rak dispenser di Imam Bonjol plus antar cucian di Simply Fresh, per kilo 8500.
Malam harinya kami berempat ke pameran di jalan Mahendradatta, borong macam-macam barang-barang murah.

Lalu tibalah saatnya hari terakhir di Bali, Senin pagi aku pulang mapekeling. Senin pagi itu pula diantar kasur spring bed dan jemuran yg dipesan kemaren. Aku ngasi Pak Tut uang 500ribu untuk samsat motor dan ganti joknya. Siang balik Angga Buana lalu sorenya ke Carrefur Gunung Agung borong belanja bulanan dan dik Nana main bola dan perosotan.

Off ini pula terjadi kejadian konyol yaitu kunci kamarku rusak, dijebol dan ngerusak pintu. Sempat pula beli antena indoor untuk tv, bagus. Yang fenomenal adalah beli mesin cuci LG WP1460 seharga 1,9 juta di Bumi Mas. Semoga Kirana Laundry Plus Bergaransi segera terwujud dan sukses.

Akhirnya, hari ini aku terdampar di Balikpapan dengan total tiket seharga 750ribu. Esok harus berangkat ke Attaka untuk mengais rejeki di Giant Field yg konon katanya kontraknya habis 2017.

Surattown 16 Agustus 2011, Merdeka!

Thursday, July 21, 2011

4 Hari Training di Balikpapan (18-21/7)

Mimpi kali kalo masih mau dapetin training di Bandung, Jakarta, Jogja atau kota-kota lainnya di luar Balikpapan. Kini terbukti, TRIMS tahun ini aku mendapat Training PLC Basic ControlLogix 5000 bertempat di Grand Jatra Hotel selama 4 hari dari 18-21 Juli 2011.

Seperti biasa sehari sebelumnya aku sudah berada di Balikpapan dan menginap di Suratown. Tiket bulan-bulan ini lumayan mahal, kemaren aku naik Garuda dan Lion via Surabaya habis total 1,5 juta, fiuuhhhh sakit hati lihat angkanya.

Dari Attaka kami training berempat: Jack, Ganz, Zaly bersama 7 orang dari lokasi lainnya. Training yang diadakan oleh Transavia ini mengeluarkan cukup banyak biaya, seorang sekitar 2000-an USD. Mantap. Trainernya sudah tidak asing lagi Ponco Utomo.

Training membahas seputar basic Control Logix mulai dari configurasi Hardware, I/O diskret, I/O analog, mapping address, membuat trending, GSV, SSV hingga edit online serta membaca I/O dari Excel dan troubleshooting.

Bertempat di lantai 8 Grand Jatra dengan view menawan dari jendela toilet. Pada hari ke 3 dan 4 Zaly tidak masuk kelas. Sehabis check up, ia pulang dan kakinya mengalami pengapuran. Kasihan temanku ini.

Di sela-sela training aku sempatkan hunting bersama teman-teman. Hari Senin kami hunting di Novotel di kamar Helmy dan hari Kamis sore kami bertiga hunting landscape di Melawai dan di depan BC. Sebelum hunting aku dan Ganz sempatkan pijat di Blue Sky, asyikkk. Sepulang hunting kami makan malam di Pantai Kemala dengan design ala Bali.

Dan pagi ini, aku bersiap menuju Attaka lewat Tg Santan. Semoga perjalanan kami lancar dan selamat sampai tujuan.

Tuesday, July 19, 2011

July Yang Religius

Bulan July ini aku pulang di hari Senin, mendahului teman-temanku untuk ganti hari sehabis training Fire Fighting. Sekaligus pulang untuk hari raya Galungan tanggal 6 July. Pulang hari ini sangat special karena aku pulang ke Angga Buana, naik taxi Blue Bird habis 60.000 perak. Lumayan juga ya.
Esok harinya sehabis mebanten Galungan kami berempat pulang dengan mantap. Di Pandak aku langsung menghadiri sangkep di bale banjar dan membayar peturunan 300 ribu. Sedangkan Kadek mebanten di rumah. Siang hari dan esok pagi kami sembahyang di pura Ciwa Kanginan.
Lalu siangnya kami sempatkan main ke Jero Pengayehan.

Hari Kamis manis Galungan kami bersepeda ke Kedungu dan sekalian foto-foto Dek Ta dan Wanda. Sedangkan Dik Nana lari-lari gembira ria di pasir.

Di hari Sabtunya kami kembali ke Angga Buana dan membayar iuran wajib lingkungan 600.000, namun aku bayar 50% nya saja. Si Xtrada akhirnya digenjot di hari minggu ke pantai Sanur, sedangkan dik Nana, Ibu dan Kadek menunggu di Renon. Selain itu aku juga menyempatkan gowes ke Serangan via Sanur vv 45 km bersama Doddy, Gungde, Mamiek. Karena kecapekan tenggorokanku sakit dan suaraku hilang.

Dalam satu kesempatan kami juga memesan tralis dan gorden untuk rumah Angga Buana. Kulkas dan meja tivi sudah dibeli. Bulan depan mau tambah lemari pakaian dan sofa.

Pada hari Kuningan kami sekeluarga sembahyang ke Pura Ciwa dan Pekendungan. Harusnya sore itu juga aku hunting Mekotek ke Munggu. Namun aku memilih di rumah bersama keluarga karena esok aku kan terbang ke Balikpapan. Esok hari kami akhirnya berangkat ke Denpasar diguyur hujan deras. Namun hujan berhenti di Munggu. Ya hari itu aku berangkat ke Balikpapan naik Garuda dan Lion via Surabaya untuk mengikuti training PLC by Transavia di Grand Jatra 18-21 July bersama Jack, Ganz, Zali dan 7 orang lainnya.

Dan pagi ini hari ketiga aku terdampar di Suratown yg nggak ada suratnya lagi.

Suratown 20 July 2011 06.00 WITA