Ketika transit di Makazzar selama 4 jam menuju Balikpapan, aku biasa masuk ke BlueSky Lounge di dalam bandara. Sekedar ngopi, makan siang atau hanya duduk santai sambil online. Sayangnya disana belum ada free wifi, berbeda dengan Juanda-Surabaya atau Sepinggan-Balikpapan.
Pada saat perjalanan kemaren, aku langsung masuk dan duduk di pojok lounge yg dingin itu. Aku keluarkan laptop dan iseng-iseng membuat laporan keuangan tahunan keluargaku. Beberapa saat kemudian muncul satu keluarga dengan 3 orang anak perempuan. Tampang mereka bersih, bermata sipit dan kulit kuning langsat. Dari penampilan sepertinya mereka golongan menengah ke atas. Mereka duduk di deretan sofa di depan dan sebelahku.
Dari awal duduk si gadis sulung sudah mengeluarkan netbook dan membuka Facebook. Anak yg lebih kecil asyik mainin Galaxy Tab 10"-nya dengan game Angry Bird. Sedangkan yg paling bontot sibuk main smartphone, sepertinya Blackberry. Sementara si ibu pun asyik dengan gadgetnya sendiri, si bapak juga asik memegang gadget sambil sesekali ia menelfon. Yang jauh mendekat, yg dekat menjauh.
Bayangkan, selama 3 jam saya bersama mereka, minim sekali mereka mengeluarkan kata-kata. Tidak pernah saya dengar si bungsu nanya sesuatu ke kakak sulungnya, pun si anak nomor 2 tak pernah minta sesuatu pada sang ibu. Sore itu tampak begitu dingin.
Saya jadi membayangkan, apa jadinya jika ini nanti terjadi pada keluarga saya. Komunikasi minim seperti ini saya takutkan akan berdampak negatif buat keluargaku nanti.
Pemandangan di lounge bandara internasional Sultan Hasanuddin sore itu mengingatkan saya, bahwa gadget bukan segalanya. Kehidupan social media online bukan segalanya. Kita masih punya kehidupan nyata yg perlu kita isi dengan komunikasi verbal. Dalam hati saya berjanji, ketika off atau ketika berkumpul dengan teman-teman, saya akan berusaha menggunakan gadget seminimal mungkin. Saya akan berusaha ngobrol langsung dengan mereka. Semoga.
Thursday, January 05, 2012
Tuesday, January 03, 2012
Project 366
Untuk merangsang dan membangkitkan kembali "passion of photography" yg melempem, rencananya di tahun 2012 ini saya akan melaksanakan kegiatan hiburan, just for fun, bertajuk "Project 366". Dalam project ini saya akan memotret setiap hari dan menguploadnya di Facebook dan Flickr. Tools yg akan saya gunakan antara lain HP Nokia, BB, Samsung Tab dan tentu saja kamera DSLR. Atau bahkan mungkin juga mesin scan, konon hasil scan termasuk hasil karya fotografi.
Di Facebook saya mengupload di album "366 Photos in 366 Days". Sedangkan di Flickr saya upload begitu saja. Keduanya diberi keterangan mulai dari judul foto, lokasi dan cerita singkat di balik foto. Juga disertai urutan hari, misalnya "Day #4 of 366 Days". Di Flickr diberi kemudahan mengupload foto dengan hanya mengirimkan foto kita ke email tertentu. Subject email akan menjadi judul foto, sedangkan body email akan menjadi keterangan foto. Sedangkan di Facebook dipermudah dgn adanya fasilitas mobile upload dari Facebook for BB. Begitu juga di Nokia dan Tab.
Tantangannya justru ketika kita memotret dengan HP/BB karena kameranya serba otomatis: exposure dan focusnya. Kita harus pintar mensiasati karena kadang exposure yg diperoleh tidak sesuai harapan, juga hindari memotret dalam kondisi low light agar gambar tidak dipenuhi noise. Beberapa HP sebenarnya disediakan fitur exposure compensation, sayang HP saya HP djadoel.
Jika menggunakan DSLR tentu lebih mudah mengatur exposure dan focus. Hanya jika harus bongkar-pasang CF tiap hari saya khawatir akan mempercepat rusak socketnya. Seorang teman berkomentar, seandainya ada alat yg bisa mengkoneksikan DSLR dgn HP sehingga langsung bisa mobile upload tanpa melalui komputer. Saya mikir lebih bagus lagi kalau DSLR menyediakan bluetooth atau sekalian bisa dipasangi SIM Card. Sudah ada belum teknologi begini?
Ketika saya pancing beberapa hari menjelang akhir tahun 2011 melalui status Facebook, beberapa teman mengontak dan saya paparkan gambarannya. Sebenarnya tidak ada aturan khusus. "Just shot and share", that's all! Gampang sekali. Dari beberapa yg sudah mengontak, hingga hari ke-4 ini yg sepertinya bakal follow the game antara lain:
- Jack Ryswandi, Balikpapan
- Henry A Jatmiko, Yogya
- Semmy D Absori, Malaysia
- Alfian, Balikpapan
- Priyo Adi, Samarinda
- Made Sukawedana, Denpasar
Jika ada yg masih berminat tidak ada salahnya walaupun terlambat sedikit. Tujuannya rame-rame agar ada teman yg saling ngingetin dan juga berlomba menghasilkan foto bagus dalam arti yg positif. Idealnya sih 1 hari - 1 foto. Kalaupun tidak bisa follow the "rule" perfectly, barangkali bisa dirapel agar komplit 366 foto :) Karena tujuannya adalah just for fun, jangan malah jadi beban. Hehe...
Sebenarnya ide awalnya hanyalah "shot and share", bisa diambil dari daily life, daily activity atau apa saja yg sekiranya bisa mewakili kita hari itu. Namun ketika ada teman yg menanyakan "temanya apa?" tergelitik juga untuk sekedar membuat tema mingguan atau bulanan. Tapi kembali ke prosedur awal, tidak mengikuti tema pun tak apa-apa.
Berikut adalah sekedar gambaran tema bulanan yg bisa dijadikan semacam panduan. Jika bisa ngikutin syukur, jika tidak bisa syukurin loe..!! Haha...
Januari: Just shot, benar-benar tanpa tema, untuk pemanasan.
Februari: kasih sayang, love, jantung, cinta, couple, pacaran, ciuman, pegang tangan, 2.
Maret: sunyi, sepi, sendiri, tenang, 3, damai, kontemplasi, kesederhanaan, simplicity, slow movement.
April: perempuan, wanita, emansipasi, new kartini, 4, female sign.
Mei: bangkit, pendidikan, 5, buku, librabry, teknologi, internet.
Juni: pancasila, burung garuda, 6.
July: anak-anak, bayi, anak kecil, mainan anak, sayang anak, toko mainan.
Agustus: merdeka, merah putih, indonesia, lomba 17-an, team work, 17, 8.
September: 9.
Oktober: sumpah pemuda, pemuda-pemudi, abg, karang taruda, 10.
November: pahlawan, hero, penolong, save our soul, 11.
Desember: ibu, natal, tahun baru, kembang api, 12.
Di Facebook saya mengupload di album "366 Photos in 366 Days". Sedangkan di Flickr saya upload begitu saja. Keduanya diberi keterangan mulai dari judul foto, lokasi dan cerita singkat di balik foto. Juga disertai urutan hari, misalnya "Day #4 of 366 Days". Di Flickr diberi kemudahan mengupload foto dengan hanya mengirimkan foto kita ke email tertentu. Subject email akan menjadi judul foto, sedangkan body email akan menjadi keterangan foto. Sedangkan di Facebook dipermudah dgn adanya fasilitas mobile upload dari Facebook for BB. Begitu juga di Nokia dan Tab.
Tantangannya justru ketika kita memotret dengan HP/BB karena kameranya serba otomatis: exposure dan focusnya. Kita harus pintar mensiasati karena kadang exposure yg diperoleh tidak sesuai harapan, juga hindari memotret dalam kondisi low light agar gambar tidak dipenuhi noise. Beberapa HP sebenarnya disediakan fitur exposure compensation, sayang HP saya HP djadoel.
Jika menggunakan DSLR tentu lebih mudah mengatur exposure dan focus. Hanya jika harus bongkar-pasang CF tiap hari saya khawatir akan mempercepat rusak socketnya. Seorang teman berkomentar, seandainya ada alat yg bisa mengkoneksikan DSLR dgn HP sehingga langsung bisa mobile upload tanpa melalui komputer. Saya mikir lebih bagus lagi kalau DSLR menyediakan bluetooth atau sekalian bisa dipasangi SIM Card. Sudah ada belum teknologi begini?
Ketika saya pancing beberapa hari menjelang akhir tahun 2011 melalui status Facebook, beberapa teman mengontak dan saya paparkan gambarannya. Sebenarnya tidak ada aturan khusus. "Just shot and share", that's all! Gampang sekali. Dari beberapa yg sudah mengontak, hingga hari ke-4 ini yg sepertinya bakal follow the game antara lain:
- Jack Ryswandi, Balikpapan
- Henry A Jatmiko, Yogya
- Semmy D Absori, Malaysia
- Alfian, Balikpapan
- Priyo Adi, Samarinda
- Made Sukawedana, Denpasar
Jika ada yg masih berminat tidak ada salahnya walaupun terlambat sedikit. Tujuannya rame-rame agar ada teman yg saling ngingetin dan juga berlomba menghasilkan foto bagus dalam arti yg positif. Idealnya sih 1 hari - 1 foto. Kalaupun tidak bisa follow the "rule" perfectly, barangkali bisa dirapel agar komplit 366 foto :) Karena tujuannya adalah just for fun, jangan malah jadi beban. Hehe...
Sebenarnya ide awalnya hanyalah "shot and share", bisa diambil dari daily life, daily activity atau apa saja yg sekiranya bisa mewakili kita hari itu. Namun ketika ada teman yg menanyakan "temanya apa?" tergelitik juga untuk sekedar membuat tema mingguan atau bulanan. Tapi kembali ke prosedur awal, tidak mengikuti tema pun tak apa-apa.
Berikut adalah sekedar gambaran tema bulanan yg bisa dijadikan semacam panduan. Jika bisa ngikutin syukur, jika tidak bisa syukurin loe..!! Haha...
Januari: Just shot, benar-benar tanpa tema, untuk pemanasan.
Februari: kasih sayang, love, jantung, cinta, couple, pacaran, ciuman, pegang tangan, 2.
Maret: sunyi, sepi, sendiri, tenang, 3, damai, kontemplasi, kesederhanaan, simplicity, slow movement.
April: perempuan, wanita, emansipasi, new kartini, 4, female sign.
Mei: bangkit, pendidikan, 5, buku, librabry, teknologi, internet.
Juni: pancasila, burung garuda, 6.
July: anak-anak, bayi, anak kecil, mainan anak, sayang anak, toko mainan.
Agustus: merdeka, merah putih, indonesia, lomba 17-an, team work, 17, 8.
September: 9.
Oktober: sumpah pemuda, pemuda-pemudi, abg, karang taruda, 10.
November: pahlawan, hero, penolong, save our soul, 11.
Desember: ibu, natal, tahun baru, kembang api, 12.
Review 2010 Keluargaku
Berikut adalah hal-hal yg sudah kami lakukan pada tahun 2011 dan hal-hal yg patut kami syukuri.
1. Sudah bisa menjalani proses kehamilan dan persalinan Citta dengan selamat dan upacara mecolong dgn lancar. Juga bisa menemani Ibu senam hamil di saat off. Membuat dokumentasi foto hamil.
2. Bisa mengikuti sembahyang bulanan tiap off di pura Ciwa bersama-sama dengan istri, anak dan keluarga.
3. Bisa melaksanakan upacara melaspas utk rumah Angga Buana dengan lancar, meskipun ketika itu aku sakit. Pelajaran yg sangat berharga bisa diambil, kekuatan fisik dan mental manusia ada batasnya, istirahatlah sebelum capek.
4. Bisa melaksanakan MCU dengan hasil yg bagus dan sehat. Tingkatkan dgn olahraga.
5. Beli sepeda dan gowess setiap off dengan rute lumayan bagus dan fresh. Mempertahankan berat badan tidak lebih dari 73 kg selama tahun 2011.
6. Bisa membeli gadget baru Nikon D300s dan menggunakannya untuk dokumentasi keluarga dan untuk mengumpulkan stok foto. Juga membeli Tab untuk mempermudah browsing dan hiburan Nana. Mengganti tape mobil rusak untuk hiburan Nana saat dalam perjalanan.
7. Bisa membuat blog keluarga ranacitta.wordpress.com sejak November 2011 dan hingga saat ini aktif mengupdate isinya. Membuat blog gaussian.blogspot.com untuk stok foto dan masih mengupdate gedeasetiawan.blogspot.com utk blog pribadiku.
8. Bisa melengkapi rumah Angga Buana dengan barang-barang: sofa, meja tv, meja makan, gorden, tralis, kulkas, tanaman, telkomvision tv satelit. Bisa tinggal di Denpasar dengan tenang dan ikut kegiatan kerja bakti dgn tetangga kompleks. Target selanjutnya adalah membuat kanopi mobil, kamar pembantu dan taman.
9. Berhasil berinvestasi deposito BRI, reksadana di Commonwealth Bank, logam mulia di Pegadaian dan membeli ORI lewat BRI.
10. Bisa memeriksakan kesehatan paktut (MCU) dgn hasil yg memuaskan. Target selanjutnya adalah Aji dan Biyang, mungkin ditambah Pak Ming.
11. Bisa membeli mesin cuci dan menyiapkan laundry, meskipun belum dibuka. Targetnya akan dibuka pada summer 2012.
12. Bisa menghadiri pernikahan beberapa teman dan saudara: Agus, Selly, Mangut.
13. Reuni dengan teman2 Bisma dan aktif berkomunikasi di bbm group. Rencananya tiap bulan kumpul untuk hunting foto.
14. Bisa menemani Nana tiap off juga menemani Nana sepanjang hari setelah Citta lahir. Bisa menyaksikan perkembangan si kecil di masa golden momentnya. Ikut bantuin ibu ngerawat Citta.
15. Mempunyai pembantu baru dan membuat rumah lebih bersih dari sebelumnya, sehingga tersedia lebih banyak waktu utk kegiatan bermanfaat lainnya: belajar dan lebih fokus merawat Rana & Citta.
16. Bisa liburan di Kuta nginep di hotel Adhi Jaya selama 3 hari - 2 malam dan refreshing ke Bali Zoo Park bersama keluarga. Target selanjutnya adalah nginep di Ayana, Jimbaran.
17. Menghadiri kerja bakti di kompleks Angga Buana, di kampung, di pura dan menghadiri upacara kematian tetangga di banjar.
18. Bisa membelikan boneka Backyardigans Nana, walau akhirnya terpaksa harus membeli via eBay.
19. Membeli bouncer untuk Citta melalui online shop di Jakarta.
20. Bisa merayakan ultah Ibu dgn makan siang di RM Mang Engking. Bisa merayakan ULTAH Nana meskipun hari H ia sakit. Membuatkan dia mug dgn fotonya dan gantungan kunci untuk souvenir buat keluarga dekat.
21. Memberikan hadiah semesteran adik sepupu: Wanda dan Tiwi berupa HP dan MP3 player. Semoga bisa jadi alat untuk melengkapi sarana belajar (mendengarkan audio pelajaran bahasa inggris).
22. Membuat laporan keuangan keluarga tahun 2011 dan membuat prosentase per kategori.
23. Bisa bekerja di Balikpapan dan tinggal di Bali dengan selamat dan menyenangkan.
24. Bisa merayakan malam tahun baru bersama keluarga besar dgn acara barbeque di halaman rumah.
1. Sudah bisa menjalani proses kehamilan dan persalinan Citta dengan selamat dan upacara mecolong dgn lancar. Juga bisa menemani Ibu senam hamil di saat off. Membuat dokumentasi foto hamil.
2. Bisa mengikuti sembahyang bulanan tiap off di pura Ciwa bersama-sama dengan istri, anak dan keluarga.
3. Bisa melaksanakan upacara melaspas utk rumah Angga Buana dengan lancar, meskipun ketika itu aku sakit. Pelajaran yg sangat berharga bisa diambil, kekuatan fisik dan mental manusia ada batasnya, istirahatlah sebelum capek.
4. Bisa melaksanakan MCU dengan hasil yg bagus dan sehat. Tingkatkan dgn olahraga.
5. Beli sepeda dan gowess setiap off dengan rute lumayan bagus dan fresh. Mempertahankan berat badan tidak lebih dari 73 kg selama tahun 2011.
6. Bisa membeli gadget baru Nikon D300s dan menggunakannya untuk dokumentasi keluarga dan untuk mengumpulkan stok foto. Juga membeli Tab untuk mempermudah browsing dan hiburan Nana. Mengganti tape mobil rusak untuk hiburan Nana saat dalam perjalanan.
7. Bisa membuat blog keluarga ranacitta.wordpress.com sejak November 2011 dan hingga saat ini aktif mengupdate isinya. Membuat blog gaussian.blogspot.com untuk stok foto dan masih mengupdate gedeasetiawan.blogspot.com utk blog pribadiku.
8. Bisa melengkapi rumah Angga Buana dengan barang-barang: sofa, meja tv, meja makan, gorden, tralis, kulkas, tanaman, telkomvision tv satelit. Bisa tinggal di Denpasar dengan tenang dan ikut kegiatan kerja bakti dgn tetangga kompleks. Target selanjutnya adalah membuat kanopi mobil, kamar pembantu dan taman.
9. Berhasil berinvestasi deposito BRI, reksadana di Commonwealth Bank, logam mulia di Pegadaian dan membeli ORI lewat BRI.
10. Bisa memeriksakan kesehatan paktut (MCU) dgn hasil yg memuaskan. Target selanjutnya adalah Aji dan Biyang, mungkin ditambah Pak Ming.
11. Bisa membeli mesin cuci dan menyiapkan laundry, meskipun belum dibuka. Targetnya akan dibuka pada summer 2012.
12. Bisa menghadiri pernikahan beberapa teman dan saudara: Agus, Selly, Mangut.
13. Reuni dengan teman2 Bisma dan aktif berkomunikasi di bbm group. Rencananya tiap bulan kumpul untuk hunting foto.
14. Bisa menemani Nana tiap off juga menemani Nana sepanjang hari setelah Citta lahir. Bisa menyaksikan perkembangan si kecil di masa golden momentnya. Ikut bantuin ibu ngerawat Citta.
15. Mempunyai pembantu baru dan membuat rumah lebih bersih dari sebelumnya, sehingga tersedia lebih banyak waktu utk kegiatan bermanfaat lainnya: belajar dan lebih fokus merawat Rana & Citta.
16. Bisa liburan di Kuta nginep di hotel Adhi Jaya selama 3 hari - 2 malam dan refreshing ke Bali Zoo Park bersama keluarga. Target selanjutnya adalah nginep di Ayana, Jimbaran.
17. Menghadiri kerja bakti di kompleks Angga Buana, di kampung, di pura dan menghadiri upacara kematian tetangga di banjar.
18. Bisa membelikan boneka Backyardigans Nana, walau akhirnya terpaksa harus membeli via eBay.
19. Membeli bouncer untuk Citta melalui online shop di Jakarta.
20. Bisa merayakan ultah Ibu dgn makan siang di RM Mang Engking. Bisa merayakan ULTAH Nana meskipun hari H ia sakit. Membuatkan dia mug dgn fotonya dan gantungan kunci untuk souvenir buat keluarga dekat.
21. Memberikan hadiah semesteran adik sepupu: Wanda dan Tiwi berupa HP dan MP3 player. Semoga bisa jadi alat untuk melengkapi sarana belajar (mendengarkan audio pelajaran bahasa inggris).
22. Membuat laporan keuangan keluarga tahun 2011 dan membuat prosentase per kategori.
23. Bisa bekerja di Balikpapan dan tinggal di Bali dengan selamat dan menyenangkan.
24. Bisa merayakan malam tahun baru bersama keluarga besar dgn acara barbeque di halaman rumah.
Monday, January 02, 2012
Ke Balikpapan di Awal Januari
Rencana menutup account ini saya urungkan. Pasalnya ternyata nama blog bisa diubah. Mulai awal Januari 2012 blog ini saya ubah menjadi gedeasetiawan.blogspot.com sedangkan blog gedeasetiawan.blogspot.com saya ubah menjadi gaussian.blogspot.com berisi galery foto saya.
Hari ini saya naik ke Attaka, sehari lebih awal karena off kemaren harus merayakan upacara 42 hari Citta. Upacara sederhana itu dihadiri oleh 20-an orang keluarga dekat saja.
Off kemaren bertepatan dengan liburan sekolah, jadi banyak waktu main dengan adik-adikku: Tiwi, Wanda, dan Iin main ke kampung halaman selama 3 hari. Tiwi aku kasi hadiah MP3 player karena dapat ranking 1. Wanda kukasi HP djadoel 3250 yang masih bagus dan yg paling penting: dia suka. Sedangkan Iin dikasi setumpuk pakaian oleh Indah.
Seperti biasa, jika off aku mengasuh Nana dari pagi hingga malam ia tertidur. Kadang aku ajak ke sawah belakang rumah ditemani 11-16mm dengan distorsi gila-gilaan, tapi asyik. Kadang aku ajak naik mobil ke Hardy's buat belanja bulanan. Kadang pula kami sepedaan di seputar rumah. Pas Natal, aku, Nana, Iin sepedaan melewati Nyitdah, Kebilbil, Ulun Desa dan balik ke Pandak. Karena belum sarapan kakiku gemetar.
Suatu hari saat Iin masih ada di Pandak, kami mengajak Nana ke Alas Kedaton dan Taman Kupu-kupu di Penebel bersama Wanda dan Tiwi. Cerita lengkap dan foto-fotonya ada di ranacitta.wordpress.com.
Menyambut tahun baru 2012, kami mengadakan barbeque party kecil-kecilan di halaman rumah kami. Ikan kakap merah seharga 35 ribu/kg sebanyak sekitar 7 kiloan kami bakar dan sebagian digoreng. Meman, Meadek membuat bumbu dibantu Mbak Kristin, Dek Ta dan Tiwi. Sedangkan Pakde dan aku membersihkan ikan. Paktut menyiapkan panggangan ikan. Wanda menemani dik Nana. Dek Uda juga hadir dengan mercon lemparnya yg bersuara menusuk telinga. Malamnya kami nyalakan kembang api, Nana riang gembira.
Pada tahun baru aku dan Nana sepedaan seputar rumah, dilanjutkan naik motor ke Nyitdah. Ketika pulang topi kupu-kupu Nana jatuh entah dimana. Ia nangis merasa kehilangan. Ibunya menenangkan dan menjanjikan akan membelikan lagi.
Akhirnya, pada tanggal 2 Januari aku kembali ke Balikpapan via Makazzar dengan tiket paling mahal sedunia, 1,85juta bo..!! Dalam transit 4 jam di Makazzar aku sempat membuat laporan keuangan tahunan keluarga kecilku selama 2011. Ternyata biaya hidup mengambil 52% dari total pengeluaran. Disusul beli gadget 15%, belanja dan tiket 11%, upacara 6%, pulsa 2%, flash dan liburan di bawah 1%. Sedangkan total investasi yg sudah dilakukan senilai 8% dibandingkan jumlah pengeluaran total. What a great year. Semoga tahun ini bisa memangkas biaya hidup 20% atau lebih.
Hari ini saya naik ke Attaka, sehari lebih awal karena off kemaren harus merayakan upacara 42 hari Citta. Upacara sederhana itu dihadiri oleh 20-an orang keluarga dekat saja.
Off kemaren bertepatan dengan liburan sekolah, jadi banyak waktu main dengan adik-adikku: Tiwi, Wanda, dan Iin main ke kampung halaman selama 3 hari. Tiwi aku kasi hadiah MP3 player karena dapat ranking 1. Wanda kukasi HP djadoel 3250 yang masih bagus dan yg paling penting: dia suka. Sedangkan Iin dikasi setumpuk pakaian oleh Indah.
Seperti biasa, jika off aku mengasuh Nana dari pagi hingga malam ia tertidur. Kadang aku ajak ke sawah belakang rumah ditemani 11-16mm dengan distorsi gila-gilaan, tapi asyik. Kadang aku ajak naik mobil ke Hardy's buat belanja bulanan. Kadang pula kami sepedaan di seputar rumah. Pas Natal, aku, Nana, Iin sepedaan melewati Nyitdah, Kebilbil, Ulun Desa dan balik ke Pandak. Karena belum sarapan kakiku gemetar.
Suatu hari saat Iin masih ada di Pandak, kami mengajak Nana ke Alas Kedaton dan Taman Kupu-kupu di Penebel bersama Wanda dan Tiwi. Cerita lengkap dan foto-fotonya ada di ranacitta.wordpress.com.
Menyambut tahun baru 2012, kami mengadakan barbeque party kecil-kecilan di halaman rumah kami. Ikan kakap merah seharga 35 ribu/kg sebanyak sekitar 7 kiloan kami bakar dan sebagian digoreng. Meman, Meadek membuat bumbu dibantu Mbak Kristin, Dek Ta dan Tiwi. Sedangkan Pakde dan aku membersihkan ikan. Paktut menyiapkan panggangan ikan. Wanda menemani dik Nana. Dek Uda juga hadir dengan mercon lemparnya yg bersuara menusuk telinga. Malamnya kami nyalakan kembang api, Nana riang gembira.
Pada tahun baru aku dan Nana sepedaan seputar rumah, dilanjutkan naik motor ke Nyitdah. Ketika pulang topi kupu-kupu Nana jatuh entah dimana. Ia nangis merasa kehilangan. Ibunya menenangkan dan menjanjikan akan membelikan lagi.
Akhirnya, pada tanggal 2 Januari aku kembali ke Balikpapan via Makazzar dengan tiket paling mahal sedunia, 1,85juta bo..!! Dalam transit 4 jam di Makazzar aku sempat membuat laporan keuangan tahunan keluarga kecilku selama 2011. Ternyata biaya hidup mengambil 52% dari total pengeluaran. Disusul beli gadget 15%, belanja dan tiket 11%, upacara 6%, pulsa 2%, flash dan liburan di bawah 1%. Sedangkan total investasi yg sudah dilakukan senilai 8% dibandingkan jumlah pengeluaran total. What a great year. Semoga tahun ini bisa memangkas biaya hidup 20% atau lebih.
Tuesday, December 06, 2011
December: Sebuah Catatan Penutup
Off kali ini aku naik Lion via Makazzar dan delay 1 jam dari Balikpapan. Untungnya pesawat yg ke Bali adalah pesawat yg sama. Artinya aku gak bakal ditinggal meskipun delay. Setiba di Ngurah Ray, aku dijemput Anwar sopir mobil taxi yg banyak nanya, bikin hati dongkol.
Off kali ini diisi dengan full baby sitting day. Aku full mengasuh Kirana. Mulai dari meninabobokkannya di malam dan bobo siang. Mandi. Makan dan juga ngajak dia main-main agar tak bosan. Sementara ibu ngurus Citta.
Beberapa hari aku mengajaknya pergi ke sawah di Nyitdah, sawah di depan dan belakang rumah. Atau sekedar jalan-jalan naik mobil, naik motor dan naik sepeda "ngangin ngauh" di depan rumah. Pernah pula jalan ke Nyanyi bersama Budek, Tiwi, Dekta, Dek Uda, tapi Rana ketakutan melihat ombak berdebur kencang.
Suatu hari aku mengikuti seminar John Teffon yg isinya sangat tak bermutu. Sehabis makan siang aku pulang karena kecewa. Sepulang dari IGBB aku mampir Angga Buana dan membawa barang-barang pulang Pandak. Kami sepakat untuk sementara tinggal di Pandak.
Sempat pula ke Kasih Ibu untuk periksa kandungan. Dokter selalu menyarankan program KB. Tapi kami masih pikir-pikir.
Off ini sebagian besar diisi dengan foto session si Citta. Karpet bulu akhirnya ketemu di sebuah forum jual beli di Kaskus. Sedangkan peti untuk aksesoris kubawa dari Attaka. Yang belum kudapat hanya topi rajut polos yg ada tali samping kanan-kirinya.
Barangkali ini adalah tulisan terakhir di blog ini. Selanjutnya aku akan mengisi catatan usangku di gedeasetiawan.wordpress.com yg nampaknya lebih ke blog keluargaku. Sejak Januari 2008 aku mencoba latihan menulis di blog ini. Berarti tepat 4 tahun aku tlah mencoba menjadi blogger. Semoga dengan hadirnya Citta dan juga semakin berkembangnya Rana akan menambah kisah-kisah menarik kami. Astungkara.
Off kali ini diisi dengan full baby sitting day. Aku full mengasuh Kirana. Mulai dari meninabobokkannya di malam dan bobo siang. Mandi. Makan dan juga ngajak dia main-main agar tak bosan. Sementara ibu ngurus Citta.
Beberapa hari aku mengajaknya pergi ke sawah di Nyitdah, sawah di depan dan belakang rumah. Atau sekedar jalan-jalan naik mobil, naik motor dan naik sepeda "ngangin ngauh" di depan rumah. Pernah pula jalan ke Nyanyi bersama Budek, Tiwi, Dekta, Dek Uda, tapi Rana ketakutan melihat ombak berdebur kencang.
Suatu hari aku mengikuti seminar John Teffon yg isinya sangat tak bermutu. Sehabis makan siang aku pulang karena kecewa. Sepulang dari IGBB aku mampir Angga Buana dan membawa barang-barang pulang Pandak. Kami sepakat untuk sementara tinggal di Pandak.
Sempat pula ke Kasih Ibu untuk periksa kandungan. Dokter selalu menyarankan program KB. Tapi kami masih pikir-pikir.
Off ini sebagian besar diisi dengan foto session si Citta. Karpet bulu akhirnya ketemu di sebuah forum jual beli di Kaskus. Sedangkan peti untuk aksesoris kubawa dari Attaka. Yang belum kudapat hanya topi rajut polos yg ada tali samping kanan-kirinya.
Barangkali ini adalah tulisan terakhir di blog ini. Selanjutnya aku akan mengisi catatan usangku di gedeasetiawan.wordpress.com yg nampaknya lebih ke blog keluargaku. Sejak Januari 2008 aku mencoba latihan menulis di blog ini. Berarti tepat 4 tahun aku tlah mencoba menjadi blogger. Semoga dengan hadirnya Citta dan juga semakin berkembangnya Rana akan menambah kisah-kisah menarik kami. Astungkara.
Subscribe to:
Posts (Atom)