Tanggal 29 Agustus 2026 kemaren akhirnya saya bisa menuntaskan hutang saya 9 tahun lalu. Tahun 2017 sebenarnya saya pernah mendaftar jadi relawan dokumentator KI Bali ke-4 yg lokasinya di Tianyar, Kubu, Karangasem. Karena berbagai alasan, saya mengundurkan diri waktu itu.
Tahun ini grup KI Bali saya mendapat tempat di SD1 Aan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Terdiri dari 2 fasilitator, 9 pengajar, 2 fotografer dan 2 videografer. 1 orang fotografer dari luar bali cancel karena ada project yg tdk bisa ditinggal.
KI tahun ini bertema Vidya Dharma Bhakti yang berarti pengabdian yang tulus melalui pendidikan yang akan membawa pencerahan. Pendaftaran dimulai sekitar bulan Mei-Juni dan pengumuman 23 Juli 2026. Diskusi pun dimulai sejak pengumuman relawan. Beberapa kali diskusi online via zoom dan kak Wira sang Zoo Ranger didapuk jadi ketua regu. Sebagian besar relawan berasal dan tinggal di Bali. Hanya 1 orang dari luar Bali yakni Sanjaya dari Cirebon.
Tanggal 28 Agustus jam 3 sore relawan berkumpul di SKB Klungkung untuk briefing namun saya tidak ikut dan beberapa orang lanjut menginap malam itu di SD1 Aan.
Esoknya jam 4.45 subuh saya berangkat dari Pandak dan tiba 6.30. Langsung briefing di ruang perpustakaan yg juga tempat menginap relawan semalam.
Setelah pembukaan oleh kepala sekolah dan perkenalan masing-masing guru dan relawan, kami langsung menuju kelas sesuai jadwal yang sudah diatur sebelumnya. Saya mengajar kelas gabungan 1 dan 2 di jam ke 3 dah kelas 6 di jam terakhir.
Mengajar di kelas 1 dan 2 cukup menantang. Pasalnya anak-anaknya masih kecil dan belum bisa diajak fokus, terutama yg kelas 1. Ketika saya coba menjelaskan bagaimana proses minyak bumi terbentuk mereka memilih untuk menggambar.
"Adik-adik kita nonton video dulu yuk!"
"Gak mau, aku mau menggambar!!"
Satu orang anak cowok kelas 1 mendatangi saya ke depan sambil menunjuk tasnya yg kotor. Ketika sudah saya bersihkan ia masih merengek katanya kurang bersih.
Akhirnya ganti strategi. Karena anak-anak maunya menggambar saya ajarin mereka menggambar kapal dan platform sambil menjelaskan tipis-tipis bagaimana minyak bumi terbentuk.
Di kelas 6 sangat berbeda. Mereka sudah cukup kritis untuk materi yang saya sharing. Beberapa kali melontarkan pertanyaan yg membuat saya berfikir, oh iya ya.
Setelah selesai semua, anak-anak diarahkan menempel daun cita-cita di spanduk pohon di halaman sekolah. Acara ditutup dengan foto bersama dan refleksi serta sharing mengajar dari para relawan. Semua bilang seru dan berkesan positif.
Jam 13.00 akhirnya saya ijin pulang duluan dan mampir makan siang di perjalanan pulang. Sementara rekan-rekan lain ikut refleksi di SKB Klungkung. Di sekitar jalan Sibang Gede ban mobil kiri belakang saya pecah dah numpang ganti di depan sebuah salon. Jam 15.30 akhirnya tiba dengan selamat di Pandak Gede.
Meskipun badan terasa pegal, hati senang karena sudah berhasil bayar hutang 9 tahun lalu. Semoga bisa ikut pada acara KI berikutnya.
No comments:
Post a Comment