Wednesday, April 29, 2015

Obrolan Bos dan Anak Buah

Beberapa minggu lalu di akhir tahun, saya ketemu dgn si boss di kantor. Yang pertama ditanyakan justru bukan pekerjaan, tapi hobi saya.
"Masih suka motret, Kang?"
"Masih, Mas. Tapi sudah agak berkurang."
"Loh kenapa?"
"Ya biasalah kalo udah punya anak, kasian ditinggal hunting terus."
"O gitu. Tapi kan bisa atur jadwal."
"Ya sih..."
"Masak kalah ama Pak Ari. Beliau aja hunting sampe Tibet. Malah minggu lalu ke Jordania tuh. Kemaren ke Labuan Bajo dan Raja Ampat..."
"Wow gila. Saya baru seputar Jawa Bali aja Mas."
"Lakukan dgn cara yg baru, dong. Kalo dulu hunting sm temen, skrg coba ajak anak istri. Pasti lebih seru..."
*hening*

"Do the common things uncommonly"

Reformasi Sembahyang Hindu Bali

Beberapa hal yg perlu revolusi mental proses budaya dan agama Hindu di Bali.
- sampah kwangen
- masuk pura tdk bisa antri
- harga banten yg membubung tinggi
- penyeragaman harga banten
- penyederhanaan sarana upacara
- dharmawacana tiap sembahyang purnama tilem dan rainan lainnya
- penyederhanaan upacara ngaben
- kenapa ogoh2 harus mahal

Hukum Pareto

Hukum pareto mengatakan sekitar 90% uang di dunia dikuasai oleh hanya 10% orang kaya dunia. Dan sebuah teori mengatakan jika semua uang di dunia dikumpulkan lalu dibagi samarata ke setiap manusia di dunia, dlm sekian waktu tertentu uang tersebut akan kembali ke komposisi semula (90-10).

Anak Kecil Yang Selalu Melihat Sampah.

Alkisah seorang anak yg selalu melihat sampah. Ketika di depan matanya secarik kertas ia melihatnya sebagai sampah. Ketika ia melihat orang bicara, yang ia lihat keluar dari mulut orang itu adalah sampah. Ketika ia menengok ke arah timur, ia melihat sampah muncul di ufuk timur. Ketika ia memandang tangannya, ia sering terkejut karena sekujur tangannya seperti terbuat dari sampah. Tatkala ia membeli ayam goreng cepat saji, ia malah melihat onggokan sampah di atas piring2 putih dan dalam gelas2 kertas berwarna merah. Ketika ia berjalan menyusuri taman di kebun raya, di kanan-kirinya selalu terpampang sampah. Sampah2 seperti terbang ke arahnya tatkala angin menggoyang-goyangkan dedaunan di halaman kebun raya itu. Ketika ia membaca buku, ia hanya melihat tumpukan sampah berbaris rapi di lembar demi lembar halaman buku itu. Ketika ia membuka laptop, ia melihat sampah bertuliskan a, b, c dan d bergeletakan di atas laptopnya. Ia melihat layar laptopnya dipenuhi sampah, keluar, tumpah lalu menumpuk dan bercampur di onggokan sampah dgn tulisan a, b, c dan d tadi.

Ketika ia menonton tv, ia melihat sampah2 berbicara dalam bahasa sampah. Ia melihat sampah2 bertumpuk di atas kursi2 yg mengelilingi meja berwarna coklat yg di atasnya juga ada sampah berwadah piring dgn simbol burung sampah. Ia berusaha memindahkan channel tv sampahnya. Namun semua channel hanya menayangkan sampah. Suara2 yg keluar dari speaker tv juga langsung berubah jadi sampah yg melayang2 di udara lalu langsung masuk secara otomatis ke tempat sampah. Ya begitulah. Entahlah. Ia sudah sering bercerita ke teman2nya jika ia hanya melihat sampah dan sang teman menasehatinya, namun yg ia lihat keluar dr mulut teman2nya hanya sampah. Ia pun memutuskan mengambil smartphone dan googling kata "sampah". Hasil pencarian yang keluar  hanya deretan sampah berbaris rapi. Ia click "Image" yg keluar gambar2 sampah, tempat sampah dan keranjang sampah. Ia beralih ke halaman facebooknya, hanya sampah yg berderet2 di timeline nya. Foto2 temannya berubah menjadi foto keranjang sampah. Fan page yg ia follow juga hanya menampilkan deretan sampah. Namun hanya satu saja kawannya yg update status dgn tulisan namun tulisannya hanya terdiri dari 6 huruf saja "y.a.d.w.a.s"

Dunia Terlihat Indah

Ketika suara bos yg sedang ngomel terdengar seperti suara burung2 berkicau di pagi hari. Deru turbine compressor terdengar seperti konser musik jazz. Gemuruh suara tetangga yg berantem terdengar seperti irama halus gamelan jogja. Meja2 kerja yg berantakan terlihat seperti pemandangan di bukit jatiluwih. Sampah2 berserakan terlihat seperti tatanan rapi rumput2 di padang golf. Dunia nampak selalu indah meski hati sedang gundah.