Saturday, January 23, 2016

Citta Sekolah Lagi dan Acara Tukar Kado

Setelah sempat terputuh, akhirnya Citta mau sekolah lagi. Kemaren 5 Januari adalah awal hari sekolah. Dengan diantarkan Splash dan sedikit usaha, merayu dengan berbagai cara, Citta mau sekolah lagi. Di kelas ia mewarnai paling cepat dan mendapat bintang 5 dari bu Lilik. Hari berikutnya ia akhirnya mau ditinggal di kelas, tidak ditunggui lagi oleh  ibunya.

Pada hari Kamis 7 Januari di sekolah juga ada acara tukar kado. Nana Citta ikut bernyanyi naik ke atas panggung.

Tanggal 13 Januari aku berangkat kerja dan si ibu akhirnya antar jemput anak sendiri. Sebenarnya sedikit khawatir karena ibu sedang hamil 4 bulan.

Mudah-mudah semuanya berjalan lancar dan Citta tetap mau sekolah hingga akhir semester dan seterusnya. Astungkara.

Jalan-jalan di Tahun Baru 2016

Mengawali tahun baru ini, semula kami berencana ke Ubud namun khawatir akan terjadi kemacetan disana, karena berangkatnya kesiangan. Akhirnya kami memutar haluan yakni menuju Taman Ayun. Ketika tiba disana ternyata pengunjung membludak hingga jalan pun sulit. Plus udara panas dan halaman rumput tidak boleh diinjak. Disana hanya sebentar karena sepertinya Nana Citta merasa tidak nyaman. Akhirnya kami makan siang di rumah makan Segara Bambu di Peguyangan. Hujan deras mengguyur siang itu dan kami makan siang dengan lahap sambil selfi di meja makan kayu yg berukuran besar.

Seminggu berikutnya yaitu tanggal 10 Januari kami jalan-jalan ke Bedugul dengan bekal lengkap. Sekalian test drive Splash baru kami kali ini memilih lokasi piknik berbeda yaitu di sisi utara dekat pinggir danau. Pengunjung kebun raya hari itu sangat ramai dan sebelum pulang kami mampir di warung makan tepi danau de'kubu untuk sekedar beli teh hangat dan pisang goreng keju. Tak lupa foto-foto di pinggir danau.

Splash Baru

Dengan berbagai pertimbangan akhirnya kami memberanikan diri membeli sebuah mobil hatchback di akhir tahun 2015 kemaren. Mobil xenia akan dihibahkan ke Kadek dan ditempatkan di Denpasar untuk disewakan, dengan sistem bagi hasil. Sekedar tambahan untuk menyongsong tahun 2018.

Splash dengan mesin tahun 2015 namun suratnya 2016 seharga 170 juta berwarna putih bertransmisi automatis. Mudah-mudahan ibunya anak-anak cepat bisa nyetir dan mengantarkan anak-anak dengan lebih aman dan nyaman.

Malam Tahun Baru 2015

Akhirnya setelah 2 tahun saya bisa menikmati malam tahun baru di rumah lagi bersama keluarga. Kali ini saya beli ikan di pasar terminal pesiapan total sekitar 6 kg (350rb) campur ikan kakap, kerapu, gurame dan tuna.

Kadek dan keluarga juga datang untuk meramaikan acara. Kami sudah bersiap memasak siang hari. Ikan sudah dibersihkan di penjual, jadi kami hanya perlu mencampur bumbu dan langsung bakar. Sebagian tuna dibuat sate dan kami makan siang itu. Untuk sorenya kami bakar dan goreng ikan-ikannya.

Semoga acara ngumpul ini bisa sedikit memberikan hiburan di tengah kelesuan ekonomi akibat efek tidak langsung anjloknya harga minyak mentah dunia.

Wednesday, January 13, 2016

West Seno Trip #3

Trip 3
Pagi itu cerah dan langit biru dengan sedikit awan. Ombak mengalun dengan halus dan angin berhembus sepoi-sepoi. Para pekerja dengan wearpack biru muda lalu-lalang di seputar EP-300. Hanya sedikit yang lalu-lalang di FPU. Tidak seperti hari-hari kemaren. Beberapa orang lalu lalang di jembatan yg menghubungkan FPU dan EP300. Secara otomatis mereka memakai life jacket di ujung sini dan melepasnya di ujung jembatan. Di laut sana nampak belasan nelayan dengan perahu berwarna putih memenuhi sisi barat FPU. Mereka mencantolkan tali di salah satu buoy. Nampak nelayan dengan sigap mencari ikan demi anak dan istri di rumah.

Kemudian siang hari EP300 melepaskan diri dari FPU lalu menjauh dan akhirnya menghilang di birunya samudera selat Makazzar. Mereka dengan hampir 300 orang teamnya bergerak ke Kerindingan dan nyandar disana. Esoknya datanglah kapal canggih Deep Orient yg akan bekerja di sekitar FPU untuk instalasi sub sea well Bangka. Project ini adalah salah satu project terbesar corporate selain yang di Australia dan Filipina.

Kali ini saya berencana cuti namun maunya kerja 10 hari. Last minute sang juragan mengijinkan saya cuti dan jadinya saya cuman 1 minggu on duty. Ketika buka-buka situs lionair, citilink dan traveloka, semua penerbangan dari surabaya full untuk tanggal 24 dan 25 Desember. Ediaaannn. Saya hanya dapat tiket BPN-SBY meskipun dengan harga selangit. Cilakaaa.

Setiap 5 menit saya refresh ketiga situs tersebut dengan harapan ada yang cancel bookingnya. Namun nihil. Akhirnya saya cari alternatif lain dengan bis atau travel. Bis dan travel pun full semua hingga 31 Desember. Gilaaak. Setelah browsing kesana-kemari ada pilihan lain yaitu naik kereta Mutiara Timur atau naik bis patas jurusan SBY-DPS atau SBY-banyuwangi, estafet ke bali. Saya memilih naik kereta saja. Setelah menelfon call center PT.KAI saya mendapat tiket Mutiara Timur jurusan SBY-BWI seharga 215rb saja. Di Banyuwangi kereta akan disambung bis menuju Denpasar.

Mudah-mudahan sore ini saya tiba dengan selamat dan on time di Surabaya dengan JT265 untuk melanjutkan kereta nanti malam jam 22.30 berangkat dari Stasiun Sidoarjo. Astungkara.

Jam 4.30WIB kereta tiba di Stasiun Banyuwangi Baru. Saya langsung keluar stasiun dan bermaksud mencari bis PT.KAI tujuan Denpasar. Namun full. Meskipun full saya tetap dapat kursi cadangan, saya ditagih 90rb sama salah seorang petugas berjaket hitam. Bis berangkat ke pelabuhan namun cilaka antreannya panjang sekali. Saya akhirnya memilih jalan sendiri ke kapal feri yang siap berangkat. Jam 6.30 feri berangkat dan cuaca sedikit mendung, angin berhembus agak kencang dan ombak mengguncang halus feri yang entah apa namanya.

7.30 kapal feri nyandar di dermaga Gilimanuk. Saya jalan kaki saja menuju terminal bus Gilimanuk. Disana tlah menunggu sebuah minibus Sarimerta. Setelah antre jam 8.30 minibus berangkat ke arah timur. Jam 11.30 aku tiba di Kediri. 3 jam perjalan pagi itu. Dan istriku menjemput sambil makan siang di warung Dewi.

Off kali ini aku mencoba semua moda transportasi: boat, bis, pesawat, ojek, kereta api, bis damri, kapal feri dan bis gilimanuk-denpasar, terakhir naik motor dijemput istri di Kediri.

WEST SENO-BALIKPAPAN TRIP
06.45 start dr west seno
08.45 start dr bontang
11.45 nyamp smd
12.45 start dr smd
15.45 dah nymp bandara