Tuesday, May 15, 2018

Attaka Trip 15 (2-15 Mei 2018)

"Rasa berkecukupan adalah kekayaan tertinggi."

Kami berangkat menuju Attaka lewat Bontang. Ada isu jembatan Mahakam tidak bisa dilewati kendaraan berat karena ditabrak ponton. Bawa 1 lusin topi buat kawan-kawan yang belum dapat. 

On duty kali ini cukup menantang. Hari pertama sudah disambut dengan shutdown VLP di malam hari dengan indikasi high temperature bearing. Hari kedua shutdown 1A karena bergetar. Hari ketiga 2C mati karena indikasi api. Hari keempat saat lagi service 2C, shutdown CP karena HS-13 dan 6 hari berikutnya shutdown lagi dengan indikasi yang sama. Ada salah satu kabel di terminal yang lepas alias kendor, goyang karena team Const sedang narik-narik kabel. Purging 2A karena sementara mengerjakan venting line yang corroded. 

Sehabis diservis ketika distart 2C crack exhaust bellowsnya. Run test 1B karena fuel check failed. Prepare PCV untuk Test Hotel. 

Saat training SYLA dan SWC CP shutdown yang kedua kalinya. Gunung merapi meletus ringan. Dan Makobrimob disandera tahanan teroris. Install liquid trap di PCV 1106 karena air instrument yang basah menyebabkan PCV hunting. Malam-malam ada fire drill dengan dispute 11 orang POB. Tanggal 13 Mei akhirnya kami menemukan masalah HS-13 berbarengan dengan b*m di Surabaya. 

Setelah masalah HS13 clear barulah kami lega dan bisa masuk commisioning V88 bersama om Jack. Air dryer di remote banyak rusak dan mau tidak mau harus manual drain. 

On ini diwarnai dengan isu pergerakan para leader. Agung dan Roland nostalgia di laut utara. Isu karyawan CICO 600 saja dr 900 yg diterima PHKT. Laut dalam masih kurang 16 orang. 70 org tdk milih A or B ditelpun untuk ditawarkan posisi-posisi kosong. Nasi kuning meramaikan dunia kuliner Attaka. Lumayan sempat olahraga 3 kali bersama mas Yasin di helipad. 

Dan sore ini aku sudah siap di ruang tunggu untuk Lion transit Makassar setelah menempuh perjalanan tadi via Santan. Semoga selamat dan lancara sampai tujuan. Svaha.


No comments: