Thursday, December 24, 2020

Tanya Jawab Meditasi Bali Usada

Mulai 7 November hingga 26 Desember 2020 selama 8 minggu setiap Sabtu malam aku mengikuti kelas Usada1 LiveOL melalui zoom yang diasuh pak Martinus dan bu Farida dengan guru utama Pak Merta Ada. 

TANYA:
Pak Martin, kalau sakitnya gangguan di tiroid dan gangguan kecemasan organ mana saja yg dirasakan?

JAWAB:
Pada saat melakukan penyembuhan rasakan secara bergantian: cakra mahkota, cakra tenggorokan, dan tiroid nya.
Untuk kecemasan : Cakra solar plexus, cakra dada, jantung, dan isi perut bagian perbagian

TANYA:
Pak Martin. Kalo badan gak tahan dingin apa yg dirasakan ya? Beberapa tahun terakhir saya jadi tdk tahan dingin. Di kamar, anak2 bilang gerah padahal saya dah pake jaket. 🙏🙏

JAWAB:
Bapak harus rajin merasakan ke-36 bagian badan terutama di ototnya, khsusunya lebih sering/lama di bagian dada dan perut. Pada saat penyembuhan arahkan pikiran harmonis di cakra dasar, cakra solar plexus, dan satu persatu bagian perutnya.

Pada saat di perut, rasakan levernya lebih lama. Ditambahkan juga merasakan tulang punggungnya bagian perbagian Pak dari bawah ke atas.

TANYA:
Penyembuhan Darah Tinggi
Darah tinggi; dapat disebabkan karena faktor genetik atau gangguan pada jantung.
Cakra dasar dengan tulang dan ginjal; cakra dada dan jantung; serta otak bagian kiri.

Note: ini brosur utk kelas berikutnya




Tuesday, December 15, 2020

Bedugul, Warung Dedari, Rekam 11 Lagu

Off 19 Nov - 15 Des 2020 (cuti)

Off kali ini aku cuti 6 hari, jadi di rumah sekitar 27 hari dipotong 3 hari berangkat awal untuk swab. Ke Bali Kamis tgl 19 Nov pagi dengan naik Lion paling pagi. Sekitar jam 1 siang aku sampe di Pandak dengan naik gocar. 

Jumat pagi anter ibu kumpul tugas ke sekolah bareng eba. Makan siang di depan sekolah, ibu kangen katanya momen2 makan disana. Sabtu bersama Ninik dan Wayah makan siang di warung Dedari Baturiti, astungkara mereka senang. Minggu ibu ngayah di pura desa. Senin pagi jam 6 bersama ibu dan deba berangkat ke Kintamani, Nana dan citta di rumah dijaga mbok dek. Kami sarapan di cafe El Lago yg masih sepi. View gunung dan danaunya memang keren. Nana dan Citta mulai ulangan online hari itu, selama 2 minggu ke depan. 

Selasa 24 Nov pagi aku ngayah di pura desa, rekaman lagu Dua Purnama. Rabu aku gowes sendiri seputar Nyitdah, siangnya instal ulang laptop dan ganti kibord lalu ke kos mebanten n cek pompa, makan siang di paon makmo, lanjut ke jero tapi wayah gak ada. 

Kamis 26 Nov ke galeria sekeluarga tapi sebelum berangkat deba rekam lagu baby shark di rumah. Sepulang dari gale Citta muntah. Jumat 27 Nov pagi2 gowes di seputar kebilbil. Lalu rekam lagu AKHLAK, Everday is Loving You dan Cerita Dari Desa Pagi Ini.

Sabtu 28 Nov kami piknik menuju Kebun Raya Bedugul. Belum puas tiba2 hujan turun sehabis makan siang. Jadinya kami menunggu di mobil. Karena hujannya lama kami keluar menuju taman danu camp, ternyata tempatnya keren banget. Pulangnya dari Bedugul ibu dan anak2 agak drop. 

Minggu 29 Nov gowes kebilbil. Beli atap seng dan rekam lagu Rahasia Tuhan. Senin 30 Nov purnama, aku sama ibu sembahyang ke pura ciwa. 

Di awal Desember lanjut ulangan anak2, beliin ibu obat dan termometer yang lagi ngedrop, batuk pilek. Rabu 2 Des eypr dan baikin atap belakang rumah sama Pak Ming. Kamis 3 Des di rumah aja rekam lagu Mentari Bersinar dan Lakukan Yang Terbaik. Jumat 4 Des servis splash di kediri, sorenya ke pangkung tibah sama ibu dan eba. Sabtu ke Seminyak Village sama ibu dan eba, melihat mall baru, rekam lagu Mejalan ke Pura dan rekam ulang Adi Luh Ayu. Minggu pagi 6 Des ke batu tampih dan anak2 mulai belajar piano dan dikasi tantangan lagu Lihat Kebunku dengan hadiah 300 robux. 

Senin 7 Des swab sama ibu, ke gale ganti lensa kacanata dan beli celana. Mampir di mangrove dan bendungan. Selasa 8 Des gowes, Rabu 9 Des nyoblos Jaya Wira. Lalu siangnya ambil hasil swab nana citta eba ditungguin Ninik dan Wayah di rumah, pulangnya nana agak panas, tapi malamnya sudah sembuh sehabis minum obat. 

Kamis 10 Des di runah aja videoin album nana citta. Jumat 11 Des makan siang di valencia, ke kos kasitau mbak lina kurang bayar sekitar 4 bulan, sorenya cukur, hujan deres malemnya. Off ini pula aku menyelesaikan merekam 11 lagu terbaru. Jadi total sudah sekitar 30 lagu sudah direkam 2 tahun terakhir. 

Sabtu 12 Des ibu, nana dan eba anter aku sampe Kerobokan untuk berangkat ke Balikpapan naik Citilink via Surabaya, hujan goyang2 sepanjang jalan. Malemnya kami berempat nginep esai (aku, Mugi, Surya, Bang Jay). 

Minggu pagi 13 Dea kami naik gocar menuju Pasir Ridge untuk swab lalu menginap di housing DP 1B untuk karantina bersama Ary Bhuana dan Mugi hingga Selasa tgl 15 Des. Senin pagi aku jogging seputar jalan di sekitar housing. Aku juga coba membuat video vlog karantina ini.

Senin tengah malam hasilnya keluar dan semua dinyatakan negatif. Selasa olahraga seputar housing dan lapangan bola. Rabu 16 Des jam 9 pagi kami berangkat menuju Attaka lewat santan. Semoga semua makhluk berbahagia. 




Monday, December 14, 2020

Attaka Trip 45: Karantina SWAB, Acting dan Rapid

On 4-18 November 2020 (cuti)

On kali ini aku berangkat 3 hari lebih awal ke pasir ridge untuk melakukan swab dan karantina di pasir ridge. Rabu 4 Nov berangkat menuju Attaka via Santan dan naik seabus via propane. Esoknya menghadiri presentasi multivariable transmitter tapi ditunda ke minggu depan. Jumat kami kumpul di LQ dan mulai syuting video AKHLAK dengan aktor dari maintenance dan production. Sabtu 7 dan 8 Nov ngerjain air dryer di Juliet, 9 dan 10 Nov di LQ aja. 

Mulai Rabu hingga Sabtu 11-14 acting karena bos Sigit cuti untuk istri melahirkan. Minggu Yudith ngerjain air dryer Hotel sekalian bikin revisi video Akhlak. Senin dan Selasa di LQ aja. On kali ini aku cuti jadi naik 15 hari saja. 

Rapid tes juga mulai dilakukan untuk hari ke H+10 dan H-3 off duty. Sempat waktu itu Jamrudi reaktif dan diturunkan ke Santan, lalu swab di RS. PKT. Syukur hasilnya negatif dan teman2 pulang dengan senang meskipun last minute beli tiketnya. Makin seru lah pokoknya. 

Rabu sore 18 Nov aku dan bang Jay menuju Santan lalu tancap ke Balikpapan diantar pak KDO. Lewat dari jam 1 malam kami tiba di esai dan pak KDO langsung kembali ke Marangkayu. Jam 4.30 aku sudah menuju bandara lagi untuk naik Lion paling pagi ke Bali dan jam 10.30 landing di Bali. Horeeee... off kali ini 4 minggu semoga termanfaatkan dengan baik.




Monday, November 23, 2020

Filosopi Sepeda

Hidup ini seperti naik sepeda. Jika serasa melelahkan artinya jalananmu sedang menanjak dan bisa jadi suatu saat kamu akan sampai puncak. Jika kamu sedang santai, hati-hati, jalanan sedang rata atau bisa jadi menurun. 

Hidup ini seperti naik sepeda, kita harus tetap bergerak ke depan dan mengayuh agar seimbang. Hidup pun seperti itu harus seimbang, jangan berlebihan apalagi ekstrim. Bersepeda pun perlu mengatur irama, kadang perlu mempercepat sepeda atau memperlambatnya. Jika lelah, maka istirahatlah. Jika haus minumlah. 

Hidup seperti naik sepeda. Jika kita melihat sepeda orang lain lebih mahal kita tak boleh iri apalagi minder. Jika sepeda orang lain lebih murah kita tak boleh sombong apalagi menghina. Jika sepeda orang lain lebih bagus maka jadikan itu motivasi agar kita bisa beli lagi yg lebih bagus, itupun jika kita memang butuh. Kadang orang lain melihat miring sepeda kita yg kurang bagus, biarkan saja. Yang masalah mereka bukan kita. Bersyukur dengan apa-apa yang sudah kita miliki. 

Hidup seperti naik sepeda. Kadang jalanannya mulus, kadang berkerikil tajam. Kadang menanjak, kadang menurun. Roda sepeda pun berputar. Kadang pentil sepedanya di atas, kadang di bawah. Agar tak terlalu terpengaruh fluktuasi kehidupan maka kita perlu tinggal di tengah-tengah roda, tak terlalu di bawah, tak terlalu di atas. Jika susah tak perlu terlalu bersedih, jika senang tak perlu gembira berlebih. 

Hidup itu kadang seperti naik sepeda yang ngikutin truk besar dari belakang. Mau nyalip susah, mau ngikutin kena asap hitam. Kalo kecepatan kita sama dengan truk kita tak kan bisa mendahuluinya. Satu-satunya cara adalah kita perlu meningkatkan kecepatan untuk mendahuluinya atau bisa juga berganti kendaraan.

Hidup itu seperti naik sepeda santai, bukan sepeda balap. Karena tak terlalu penting tiba di tempat tujuan lebih awal, yang lebih penting kita sudah menikmati pemanandangan setiap perjalanan. Hidup bukanlah perlombaan, namun sebuah perjalanan yg harus dinikmati dengan bahagia. 

Hidup itu seperti naik sepeda. Kadang ada yg beli sepeda mahal-mahal sekedar untuk pamer dan gengsi, tidak salah, itu adalah pilihan mereka. Ada juga yg membeli sepeda dgn tujuan untuk olahraga. Dalam hidup kadang kita membeli barang-barang diperbudak keinginan, bukan sesuai kebutuhan. 

Hidup itu seperti naik sepeda, kadang kita pun bisa terjatuh. Namun yang paling penting adalah kita harus segera bangkit, lalu melanjutkan perjalanan untuk segera sampai tujuan. 

Ada hidup yang seperti naik sepeda statis. Sudah lelah memutar pedal dan berkeringat namun kita tak sampai kemana-mana. Kadang kita hidup sekedar hidup, menjalankan kehidupan yg tidak seharusnya dilakukan, kita tak sampai kemana-mana, tak menemukan apa-apa. 

Salam "sedikit bicara, banyak bersepeda"

Monday, November 02, 2020

Review Housing C3

4 malam di karantina di Pasir Ridge bersama Mugi dan Bang Jay. 

Plus:
1. AC kamar dan ruang tamu ok
2. Air mandi panas ok
3. Kebersihan kamar dan ruang tamu ok
4. Ketenangan suasana rumah bagus sekali, saking tenangnya jadi kerasa sepi :)
5. Gorden sofa meja kompor kulkas kitchen set leren banget
6. Pintu2 kamar tidak ada yg seret dan berderat, semua lancar
7. Makanannya enak, air minum tersedia cukup
8. Sinar mentari pagi masuk di sela-sela jendela kamar, bagus untuk berjemur (kecuali 1 kamar yg di depan tdk ada jendela)
9. View dari C3 indah sekali ke arah laut. Enak buat selfie. Serasa villa villa di puncax
10. Wifi lancar dan speed stabil 9.2 Mbps
11. Kamar mandi bersih sekali. Sak tisu2nya bersih. Wkwk... 

Delta:
1. Kurang bantal/guling, kasur msh ada plastiknya jadi kalo gerak dikit aja, jadi bunyi kresek kresek...
2. TV rusak, dispenser tdk ada. Next perlu bawa TV dan dispenser sendiri :) 
3. Air kolam di blkng rumah perlu dikuras krn jadi sarang nyamuk, banyak nyamuk nakal berkeliaran
4. Coffee time snack tidak ada, tapi kami tidak kehabisan akal, pesen go food aja.
5. Kalo bisa waktu karantina diperpendek dgn mencari provider swab lain yg lbh cepat hasilnya
6. Tdk ada tissue
7. Makanan sebaiknya dilengkapi buah, biar gak sembelit. 
8. Alat mandi sebaiknya bawa sendiri, terutama shampoo buat keramas selepas naik pesawat.
9. Tidak ada teh, gula, kopi. Jadi ada baiknya bawa sendiri sesuai selera. 
10. Kebersihan halaman belakang kurang, banyak daun berserakan, mau nyapu sendiri tidak ada sapu. Akhirnya saya berencana pungut sendiri itung2 olahraga. (Tapi sayangnya itu sebatas rencana) wkwk... 
11. Tidak ada sandal, sebaiknya bawa sandal sendiri. 

Maaf ya, sekedar becanda, sekedar menghilangkan rasa kesepian ini, jangan baper yah... 😃




Westin Ubud, New Guitar & Hot Chocolate House

Off 14 Okt - 3 Nov 2020

Off 14 Okt 2020 kali ini karena bus berangkat jam 6 dari Santan, aku pulang lewat Samarinda dengan Citilink, transit Surabaya dan sore itu sudah tiba di Bali. 

Esoknya Kamis aku langsung merancang aransemen lagu untuk lomba lagu Pertamina Baru. Jumat 15 Okt aku menuju Wiras beli gitar listrik Squier Bullet Stratocaster seharga 2,55jt sekalian anter ibu ke BW sekedar windows shopping. Sabtu aku ngulik lagu Pertamina lagi, ini malah jadi terobsesi sendiri, bikin pusing kepala juga. Ternyata aransemen beneran itu susah ya. Minggu ke jero. Senin 19 Okt kami menginap semalam di Westin Ubud, tempatnya ternyata masih jauh dari Ubud, di tepian jurang dgn view hutan. Sore itu anak2 langsung berenang dan meluncur ke Ubud beli makan malam nasi pecel ayam. Selasa pagi anak2 dan ibu berenang lagi selepas sarapan sekalian aku bikin video. Selasa sore kami sudah di rumah karena jarak Pandak Ubud hanya sekitar 20 km. Rabu di rumah saja karena hujan seharian. 

Kamis 22 Okt servis Rush pertama kali setelah jalan 2000 km, tidak ada ganti oli hanya cek dan ricek aja. Mampir Mitra10 beli gagang pintu dan makan siang di Gomerot. Jumat kami ke jero, anak2 dititip di jero sementara aku berdua istri ngukur jalan ke Jatiluwih. Mampir beli Xboba di pasar Jatiluwih. Sabtu di rumah saja bikin musik Pertamina, sore anter ibu beli tanaman di bengang. 

Minggu 25 Okt ikut kelas Buteyko selama 3 jam. Bongkar penjor dan pasang lampu tambahan depan rumah. Senin ke Gale anter ibu, aku beli celana panjang dan mampir Eiger beli tas ransel dan polo shirt. Selasa aku di rumah saja, finishing lagu Pertamina, sekalian rekam2 lagu di HP yang sudah jadi dan siap rekam. 

Rabu 28 Okt 2020, kami sekeluarga pergi ke Bedugul Hot Chocolate dan petik strawberry. Juga mampir di dermaga sisi selatan. Kamis 29 Okt di rumah saja, rekam lagu Cerita Dari Desa, tapi belum  mixing. 30 Okt ke kos isi pulsa listrik, makan siang ultah ibu di Valensia bakery. Bikin klip dari Ilham dan Lady. Sore foto2 sama ibu tiup lilin kue sari paon griya. 

Sabtu 31 Okt aku berangkat ke Balikpapan naik Lion via Surabaya. Jam 6 pagi aku sudah berangkat dari rumah, gerimis ibu mengantarkan aku hingga Bali Budha, jam 9 terbang dari Bali transit 6 jam di Surabaya. Jam 6 sore landing di Balikpapan. Langsung menuju Pasir Ridge untuk karantina di housing C3 bersama Mugi dan Bang Jay. 

Minggu pagi 1 Nov jam 9 kami ke PRCC untuk swab dan esok malemnya hasil sudah keluar, negatif semua. Svaha. Siap berangkat ke Attaka esok Rabu 4 Nov 2020. 

14 otw to bali
15 lagu prtmn
16 beli gitar, bw, xiboba
17 lagu pertmn
18 ke jero
19 westin
20 westin
21 di rumah aja ujan 
22 servis rush, mitra 10, maksi gomerot
23 jatiluwih, jero, qboba
24 di rmh aja, bikin musik ptm, beli tanaman ibu
25 buteyko, bongkar penjor, pasang lampu dpn
26 eiger tas kaos, gale celana
27 di rmh aja, finishing lagu ptmn, rekam2 lagu jadi di HP
28 bedugul hot choc, petuk strbri, jln baru, dermaga selatan, 
29 di rmh aja, rekam lagu cerita dari desa tp blm mixing
30 kos isi pulsa, ujan deres, valencia,video klip ptmn baru
31 ke bpn via sby, nginep prg
1 swab prg
2 nginep prg
3 nginep prg
4 otw to atk rabu




Attaka Trip 44: SWAB, Duka Cita dan Acting Seminggu

On 23 Sept - 13 Oktober 2020

Ke Balikpapan hari Selasa 22 September 2020, kali ini naik Citilink via Surabaya, satu pesawat dengan Ary Bhuana dari Surabaya. Nginep semalam di Esai dan naik ke Attaka via Santan dengan sea bus sampai propane. Kamis 24 Sept langsung install Elektromagnetik Meter (EM) di Bravo. Jumriadi pagi itu dipulangkan karena jadi kontak erat dengan Rizal yang poasitif. Teman sekamar Pakwok, Agus Salim dan M Yusuf juga diisolasi di kamar dan di kantor karena status potensi kontak erat. 
Jumat kumpul di LQ, sorenya jogging ringan di helipad. Sabtu lanjut EM Bravo karena belum dapat setting parameternya. Minggu garap SDV Hotel. Senin lanjut lagi EM Bravo setelah sebelumnya cek EM di Lima. 

Selasa 29 Sept check V1110 ball valve corroded, bikin video farewell Pak Feri dan after lunch teleconfrence farewell beliau. Sore sempat olah raga ringan di helipad. Rabu 30 Sept install new air dryer di Delta. Malemnya kami makan nasi goreng. 

1 Oktober subuh kami dikejutkan dengan meninggalnya Mas M Yusuf di kamar ketika tidur. Tanpa tanda tanpa gejala. Beliau meninggalkan kami dalam senyap. Jumat 2 Okt replace regulator PCV 107 dan 110. Support team AC di switch gear. 

Sabtu 3 Okt farewell om Black dan standby saja. Minggu breaker secondary pump sama Mbah Ary. 

Senin 5 Okt kami semua di Attaka PCR sebanyak 184 orang. Sore lanjut function test Alpha. Selasa ganti needle valve J13 Juliet. Rabu bikin video overview Attaka bersama Mas Wakhid dan sorenya meeting investigasi Mas Yusuf. 

Kamis hingga Selasa depan selama 6 hari aku acting karena mas Dian cuti, Pakwok juga cuti. Hari pertama acting meeting PHA R2 Melahin. 

Selama 6 hari acting aku sibuk koordinasi jadwal swab temen-temen. Ada yang swab di Balikpapan, Samarinda dan Santan. Selama menunggu hasil Swab, rekan commuter karantina di Pasir Ridge, Henry, Yasser, Dian Eko. Joko Pramono positif. 
Seminggu itu cukup melelahkan dengan hasil yang tidak jelas. Aku pun beli tiket off last minute. 

Rabu 14 Okt 2020 akhirnya kami off. Boat berangkat jam 3.30 dari Attaka dan bis berangkat jam 6 menuju Balikpapan. Jam 8 kurang kami sudah di APT Pranoto. Jam 10.10 terbang menuju Surabaya dengan Citilink bersama Ary. Lanjut ke Bali Citilink dan landing jam 3 sore. Perjalanan yang melelahkan namun indah. 

Terima kasih Hyang Widhi sudah memberikan kemudahan dan kekuatan dalam menjalani hari-hari ku. Semoga bermanfaat. Svaha. 

Dan berikut aku ciptakan sebuah lagu untuk MY. 

Selamat Jalan, Kawanku

Semalam kau masih bersamaku
Nikmati sajian terakhirmu
Mengapa kau tinggalkan kami semua
Tanpa cerita tanpa tanda

Purnama di cakrawala
Berhiaskan langit jingga
Kau pergi tanpa suara
Sepertinya kau tlah terbiasa

Kejora di langit fajar
Mengantar menuju pulang
Jalanmu sungguh menawan
Selamat jalan Kawan


22 ke bpn
23 via stn sea bus
24 em meter bravo
25 di lq, olga 
26 em meter bravo
27 hotel sdv
28 em meter bravo
29 cp BV v1110, bikin video farewel pak feri, olga
30 D air dryer
1 duka cita
2 pcv 107, pcv 110, AC support
3 farewell om black, light maint
4 breaker 2nd pump, 
5 pcr, ftest alpha
6 need vlv juliet
7 cp meter, video atk overview, meeting yusuf
8 acting 1, pha r2 mlhn, pakwok cuti
9 act2
10 act3
11 act4
12 act5
13 act6
14 off smd to bali




Galungan, Studio Baru, Install Ulang AIO

Off 02-22 September 2020

Off kali ini aku menginap semalam di Balikpapan bersama Kharisman. Esok Kamis 3 Sept baru aku ke Denpasar naik Citilink direct yang udah lama gak terbang selama mulai pandemi. 

Jumat di rumah aja karena sofa yang dipesan 3 minggu lalu datang. Juga rak dari informasi sudah datang dan hari itu ada tukang rakit yang datang dan merakit rak di lantai 2. Sabtu ke kos ambil uang dari Kamar 1 yang bayar, lalu siangnya ke Gale sama ibu. 

Minggu hendak install ulang windows AIO ku ternyata hardisknya rusak, sekalian ganti hardisk 500 GB aja dari semula 1 TB. Beli screen guard HP dan juga maksuda hati hanya cek pompa ternyata cek valve pompa bocor akhirnya cabut pompa pas kebetulan ada tukang pompa di depan rumah dan dikerjakan sampai sore. 

Senin 7 Sept meja PC plus keyboard pesenan di Eka akhirnya datang dan diantar Dwi adiknya. Lalu ibu bersih2 kamar pojok. Selasa bersih2 ruang bermain dan pasang busa telor peredam suara warna hitam biar kayak studio beneran hehe. Rabu 9 Sept ke jero dan anter ibu beli tanaman di tanah pegat. Kamis ke bw dan ace hardware, beli 3 biji lukisan di Agung Bali untuk di rumah, mampir foto2 di Pantai Kuta yang sepi. Jumat 11 Sept ke tegal bakar sampah, ambil bahan penjor di TJ seharga 250rb, beliin anak2 McD drive thru, beli baut di grokgak. 

Sabtu Minggu, 12 dan 13 September saya ikut kelas online Mixing dan mastering oleh Artaonica dengan guru Hariopati dan Yoga Bagaspati. Kelasnya selama 2 x 6 jam, sampai bosen aku nungguin. Hari Minggu paginya ngayah di Pura Ciwa persiapan Galungan lalu masang wastra dan penjor di rumah.

Senin penampahan Galungan hanya membuat tum tuna lalu cuci mobil dan ke jero bawain aji tum tuna. Selasa membanten keliling hingga ke tegal, tidak ada paum banjar, sembahyang ke pura Ciwa seperti biasa dengan lebih sedikit peserta, membanten ke kos dan terkahir ke jero membawa punjung. Rabu bikin sate tuna lagi subuh-subuh karena anak2 suka, natab bedangin, ke pura ciwa dan sorenya ke Tanah Lot di lapangan rumput. Kamis adalah tilem dan kami juga ke pura, sisanya di rumah saja. 

Jumat 18 September ke jero lagi, beli TV samsung 32 inch untuk di kamar seharga 2.55jt dan beli vaccum cleaner seharga 1 jt di Bumi Mas. Rapid pagi dan sorenya ambil di prodia, siangnya sempat SSD out break Sepinggan kasus covid. 

Sabtu 19 Sept gowes sama deba hingga rumah bedangin, check TV di kamar yang dikasi pak Ming, cat pintu rumah dan kusen depan dan meja, bikin musik untuk lagu Pernah di Jogja, dan sorenya ke Batungaus nganter anak2. Rame sekali suasana malam minggu di tepi pantai. Minggu 20 Sept gowes sama deba, beli tanaman di bengang Pandak dan rekam ulang lagu Pernah di Jogja. 

Senin rekam lagu Jaya Wira, mixing vokal Ilham lagu Ode Selat Makassar. Sorenya ke Pangkung Tibah dan pulangnya nyabut tanaman di bengang pandak, demi nyai. Hehe..

Selasa ke Balikpapan naik Citilink via Surabaya, seharusnya naik Citilink direct tapi dicancel mungkin karena sepi penumpang. Aku jadi punya 2 tiket yang belum direfund. Bulan Juni dan September. Senilai 1,8jt. 

Semoga semuanya berjalan lancar dan aku diberi kekuatan menjalani perjalanan ini. Svaha. 


2 off smlm di bpn
3 ke dps citi direct
4 di rmh aja, sofa dtng, rakit rak dtng
5 kos ambil uang kmr 1, gale
6 kos baikin pompa, skreen guard, baikin PC ganti hardis
7 meja pc dtng, bersih2 pojok
8 pasang gabus, bersih2 r bermain
9 ke jero, beli tnmn
10 bw, ace, lukisan, p kuta
11 ambil penjor tj, mcD, beli baut, tegal bakar smph, 
12 mixing
13 ngayah p ciwa, penjor, wastra, mastering
14 ngae tum, cuci mbl, ke jero
15 p ciwa, anter ke tegal, no paum, kos, jero
16 nyate subuh, ciwa, natab bedangin, tnh lot
17 tilem ke pura, di rmh aja
18 jero, beli tv, vakum, ssd, rapid
19 gowes rmh bedangin n cek tv, batungaus, bikin musik jogjakarta, cat pintu rmh n meja, 
20 gowes sm deba, apdet covid, beli tanaman, rekam jogja ulang
21 rekaman lagu jaya wira, ode vokal ilham, ke pangkung tibah, ngebet tnmn
22 ke bpn citi via sby, tiket refund




Thursday, October 15, 2020

CARA MENGGUNAKAN EQ CHART UNTUK MENG-EQ SAAT MIXING !

CARA MENGGUNAKAN EQ CHART UNTUK MENG-EQ SAAT MIXING !

Catatan: Lihat gambarnya dan ikuti penjelasan setiap nomor di gambar atau cek link interaktif ini : https://alexiy.nl/eq_chart/?fbclid=IwAR1mFnklFtgP-eBevhe3ylSg8rhGydD68Ko5dUMj1a_yrCidKVXf4mUJyVA (Info dari Angling Kusumo, thanks)
(1) = Skala frekwensi yaitu dari 20Hz sampai 20kHz
(2) = Grup Instrumen musik pada Orkestra (ya, Vokal pun termasuk Instrumen musik :P)
(3) = Range frekwensi dari suatu bunyi, dalam contoh di atas, vokal rangenya dari 125Hz s/d 8kHz yang terdiri dari…
(3A) = 125Hz s/d 1kHz adalah Fundamental Frequency alias frekwensi dasar dari bunyi tsb, contoh, kita nyanyi nada A, berarti ini frekwensi fundamentalnya (Contohnya kalau A4 = 440Hz, A5 = 880Hz dst, cek tabel Frequency To Note 1 ini : https://pages.mtu.edu/~suits/notefreqs.html
(3B) = 1kHz s/d 8Khz adalah Harmonics atau Overtones alias frekwensi tambahan lain yang dihasilkan saat membunyikan frekwensi dasar / fundamental, yang di sebabkan karena (untuk contoh vokal) bentuk pita suara, bentuk rongga kerongkongan, bentuk mulut, gigi, pipi,hidung alias anatomi dari si pembuat bunyi tsb.
Frequency Fundamental + Frequency Harmonics ini yang membentuk karakter suara suatu instrumen musik / vokal (kita bisa bedakan mana bunyi gitar Fender vs gitar Ibanez, atau suara Glen Fredly vs suara Tulus, padahal misalnya mereka menyanyikan / membunyikan satu not yang sama, misalnya A4 / 440Hz)
(3C) = Frekwensi dari nafas vokal / instrumen musik atau overblow alias frekwensi yang keluar apabila vokal / instrumen musik tsb di bunyikan / di tiup secara sangat keras 😱
(4) = idem poin (3C) hanya adanya di register terbawah / frekwensi yang lebih rendah daripada frekwensi fundamental !
(5) = Konversi Frekwensi ke Not musik, misalnya nada paling rendah dari Electric Bass 4 snar adalah E1 atau 41,2Hz. Atau nada A4 yang biasa untuk tuning gitar itu di 440Hz. Sekali lagi, coba cek tabel Frequency To Note 1 ini !
(6) = Istilah atau sebutan orang audio tentang suatu frekwensi tertentu…misalnya frekwensi 25Hz-40Hz di sebut sebagai Rumble alias Gemuruh :P Atau frekwensi 2kHz s/d 4kHz disebut sebagai Crunch alias Gemrisik (hahaha ini ngasal aja terjemahannya) :D
(7) = Sama seperti poin (1) hanya ini di aplikasikan ke hardware EQ yang 31-band seperti pada gambar ini: https://i.ytimg.com/vi/BXmpyp7i4hI/maxresdefault.jpg
(8) = Tips tentang area frekwensi tertentu (di gambar di bahas ttg MID Area, di frekwensi mana saja ada frekwensi harmonics dari kebanyakan instrumen musik dan mana frekwensi yang berbahaya alias biasanya banyak frekwensi gak enak)
(9) = Info detil dari frekwensi yang sedang di klik (dalam ini Harp)
(10) = Kurva Fletcher-Munson tentang sensitivitas telinga (dalam hal ini, telinga manusia sensitif di frekwensi MID dan pada tabel di kirinya, warna yang sama mewakili frekwensi sensitif tsb)
(11) = Legend atau penjelasan batang-batang pada tabel di kiri (yang saya bahas di poin (3A, 3B dan 3C)
Cara menggunakan EQ CHART tsb saat mixing…
Ketahuilah frekwensi fundamental dari suatu bunyi dan buang frekwensi di bawahnya yang bisa mengganggu mixing kita karena isinya frekwensi rumble yang berasal dari pantulan ruangan di frekwensi rendah.
Tonjolkan frekwensi yang kurang dominan atau kurangi frekwensi yang terlalu berlebih di area frekwensi fundamental.
Tambahkan frekwensi harmonic secukupnya (kalau kurang)agar bunyi suatu track menjadi lebih tebal
Tempatkan setiap track dalam area frekwensi tertentu (fokus ke frekwensi utama / dominannya dari track tsb)

Oh ya, tentu saja banyak EQ Chart keluaran orang, dan isinya bisa saja berbeda-beda :D
Intinya, ini HANYA SEBAGAI GUIDE AWAL atau PATOKAN DASAR saja saat Anda mau meng-EQ.
Misalnya jangan sampai di track Vokal cewe, di pasang EQ lalu di boost di frekwensi 40Hz :(
Atau mau nonjolin Tympani tapi di boostnya di frekwensi 10kHz :( Jangan sampai salah ya :D
Semoga bermanfaat !




Wednesday, September 02, 2020

Attaka Trip 43: Acting, 17-an, Covid Ranger

Edisi 11 Aug - 2 Sept (22 hari)
On kali ini maju sehari berhubung mas Sigit mundur naik karena menjadi OTG positif setelah SWAB mandiri. Aku berangkat bareng Mbah Ari dan Yudith yang sehabis cuti. Tiba di Attaka jam 12 malam. 

Dari tanggal 12 hingga 15 aku acting Pjs Section Head Maintenance. Hari Minggu 16 Agustus pagi mas Sigit sudah di Attaka dan rekan2 latihan upacara, meeting 7 DPS. Esoknya Senin 17 Agustus 2020 kami upacara bendera dengan protokol ketat, termasuk upacara online dan diakhiri dengan lomba2 17an yg tidak boleh dipublikasikan. Seperti biasa aku menjadi seksi dokumentasi dengan membuat video namun tak ku upload dan disebar ke rekan2, cukup ke Supt saja. Aku juga bikin video Covid Ranger dan mengirim desain untuk lomba desain logo ultah Pertamina ke 63. Semoga menang ya. 

Selasa aku bersama Mbah Ari ke Foxsat cek meter gas lift dan rezero coriolis test. Rabu deluge valve Delta dan turbine OGOL yang tidak mau counting. Kamis cek ASV 303A yang berdengung kayak klakson. Jumat ngumpul makan buras dan functiom test STA Slug Catcher persiapan back online. Sabtu turbine meter OGOL Juliet yg tidak mau counting. Minggu kerjain discharge valve 301A yang bocor. Senin di LQ saja menyiapkan MOC Ultrasonicmeter Bravo OGOL. Selasa tubing bocor CP unboxing pompa Oil Transfer Pump dan Shipping Pump Lima. 

Rabu 26 Agustus adalah hari crew change. Ngecek meter Alpha Slug Catcher. Kamis gak jadi connect SDV 24 inch ke new air header karena alasan operasional. Akhirnya aku bikin PM check list WHCP online menggunakan MsForm. Masih belum sempurna. Jumat replace automatic drain CP. Sabtu teman2 TA di MK sekaligus upgrade controller PLC di K. Jam 2.30 subuh rekan2 baru pulang. Oooo kasian. Prepare air dryer untuk Charlie. Minggu 30 Agustus kami install new air dryer refrigerant type di Charlie. Senin repair SDV outlet gas from STA Slug Catcher karena stuck open. 

Selasa 1 September subuh petir menggelegar dan menyalakan vent stack di CP. Dengan jas hujan aku ke CP dan hanya memindah kepala tabung CO2 karena yang sebelah bocor pada relieve valve. Siangnya kami pindah 4 botol CO2 dari Prod ke CP. Di STA rekan2 sedang berusaha mengonlinekan sumur baru sehabis drilling STA-27 semoga bisa nambah2 produksi. 

Aku juga sidah menyelesaikan training PRIMA bulan Agustus ini dengan 5 modul dan tes. CLARA ku juga sudah komplit 168 jam, setelah off kemaren aku ikut 15 POLS. 

Rabu 2 September aku off dengan gagah berani. Menuju Santan jam 5.30 dan akan menginap semalam di Esai untuk penerbangan direct Citilink esok ke Bali, penerbangan direct pertama setelah masa pandemi. 

On kali ini hanya upload foto laut saja karena ada pengumuman tata cara share foto di sosmed. On kali ini serasa mendapat pencerahan dan rasa percaya diri saya kembali tumbuh di hati setelah juragan memuji dgn "kerjaanmu banyak kok". Semoga rasa yg dulu hilang kembali bangkit dan membuat saya hidup lebih hidup. Opsi juga ditambah menjadi 4 per bulan. Memasukkan IGS (individual goal setting) dalam People Review sebagai pengganti PMP/PMS. 

Semoga perjalanan ini mendapat berkah dan selamat. Svaha. 







Sunday, August 23, 2020

Thursday, August 20, 2020

Ikut Lomba Logo 63 Tahun Pertamina

Dear Panitia,

Terlampir saya kirimkan desain LOGO HUT ke-63 Pertamina untuk lomba desain logo.

 

Berikut penjelasannya:

Logo angka "63" dibentuk mirip sayap kupu-kupu, dimana kita ketahui secara luas bahwa kupu-kupu

adalah lambang transformasi, symbol perubahan, yang dikenal dengan metamorfosisnya.

Mulai dari ulat hingga menjadi kupu-kupu ia mempunyai semangat yang tinggi

dan pantang menyerah sekaligus sabar untuk mencapai pembaruan.

Setelah menjadi kupu-kupu, meskipun sebagai hewan yang kecil namun ia bergerak lincah dan

optimistis hinggap dari satu bunga ke bunga lainnya, dari satu peluang ke peluang berikutnya

demi mengumpulkan nektar (mencapai target dan kemajuan). 

 

Warna biru pada angka 63 mempunyai arti handal dan tangguh.

Warna hijau berarti operasional perusahaan yang berwawasan lingkungan.

Warna merah berarti semangat, keuletan dan ketegasan serta keberanian dan optimistis dalam menghadapi berbagai macam kesulitan.

 

Terima kasih dan semoga berkenan untuk diikutkan lomba.







Wallpaper, Cat Tembok, Bedugul & Bloom Garden

Off 23 Juli - 11 Ags 2020 

Off kali ini sudah agak normal penerbangan ke Bali. Rabu sore kami (Ary Buana, Kharisman dan Saerozi) menginap di esai setelah rapid test di klinik Grand Medika. Kamis jam 6 teng aku terbang menuju Surabaya dan lanjut jam dengan Lion juga menuju Bali. Bangku tengah pesawat masih dikosongi. Sekitar jam 10 aku landing di Bali. Jam 12 tiba di rumah membawa 6 toples kue buatan Jumriadi. 

Hari kamis sore mekman pinjem alat ukur tensi karena kondisi pakde Dona ngedrop dan sempat demam. Kemudian hari Dona demam dan ia dinyatakan positif beberapa hari kemudian. Sore itu aku ke mekman sebentar memakai masker. 

Jumat pagi mampir ke tegal dan lanjut ke jero. Sabtu gowes sama ibu ke beraban. Pasang wallpaper dan mengikuti webinar Teen Go to Pertamina dengan pembicara utama Raditya Dika. 
Minggu siang kami ke Tabanan dan mampir makan siang di taman kota Tabanan. Seni di rumah aja dan lanjut pasang wallpaper. Selasa anter anak-anak ke pantai batungaus. Deba dan Nana senang bukan main, sementara Citta nunggu panesnya lama. 

Rabu gowes bersama Ibu ke beraban. Baikin pintu harmonika timur dan tes modul IOT yang kubeli beberapa bulan lalu. Kamis 30 Juli pagi-pagi menuju Bedugul dan Bloom Garden bersama keluarga di jero. Ada Aji, Biyang. Keluarga gek Nanda, Didi dan Anggi. 

Jumat survey ke Informa dan beli buku dan topi di Galeria. Sabtu ke jero, Bumimas dan Seeuni liat-liat sofa. Tapi ada yg bagus, kuno semua. Minggu ke kos baikin tandon air dan install level switch pelampung sama Pak Ming. Sorenya anter ibu ke kediri beli buah dan roti buat purnama besok. 

Senin sembahyang purnama ke pura ciwa sama ibu saja, ke kos mebanten trus ke kediri liat meja kecil tapi tak jadi pesan. 

Selasa 4 Agustus dan Rabu tukang mulai ngecat tembok. Kamis aku kami ikut bantu biar cepat kelar. Jumat selesai dan aku ke informa untuk pesan rak-rak tv, meja tamu dan meja makan. Aku juga coba desain logo Pertamina 63 bentuk kupu-kupu. 
Sabtu 8 Agustus rapid di Prodia dan sorenya ambil hasil. Ke jero dan ke kos isi pulsa juga beli obat buat bekal on duty. Minggu 9 Agustus di rumah saja, bersih2 rak dan rak bumimas datang, baikin pintu harmonika garase. 

Senin 10 Agustus aku berangkat menuju Balikpapan dengan Citilink via Surabaya. Maju sehari karena mas Sigit sedang isolasi mandiri di rumah karena positif Covid selepas swab tes. Selaaa berangkat menuju Attaka bersama Yudith dan Arianto sehabis cuti. Kapal tiba di Attaka jam 23.30 malam. 

Semoga perjalanan ini mendapat berkah dan keselamatan. 




23 off via sby lion
24 ke tegal, ke jero
25 gowes beraban pasang wlpper, teen pertamina
26 taman kota tbn, 
27 di rumah aja, walpper
28 batungaus
29 gowes, baikin pintu harmo yg timur, tes IOT
30 bedugul, bloom garden
31 informa, gale topi, gramed buku 3
1 jero, bumimas, seruni survey sofa
2 kos baikin tandon sm pakming, kediri beli buah n roti sm ibu
3 purnama, pura ciwa, ke kos, kediri liat meja kecil
4 tukang ngecat day 1
5 tukang day 2, cb bikin desain logo 63 ptm
6 tukang day 3 ikut ngecat r tamu
7 ke informa pesan meja makan, meja tamu, rak tv
8 rapid, ke jero, ambil hasil rapid, kos isi pulsa, beli obat
9 bersih2, rak n mejarias bumimas dtng, baikin pintu harmonika
10 ke bpn via sby citi maju sehari
11 otw to atk via stn
12 




Wednesday, July 22, 2020

Attaka Trip 42 - SDV M2A, Training PRIMA dan Air Dryer Foxtrot

"Once you know how to die, you know how to live."

01-22 Juli 2020
Hari Rabu di awal Juli, jam 7 pagi kami berangkat menuju Samarinda dengan 2 bus berlogo Pertamina. Seorang polisi duduk di deretan kursi paling depan, mengawal perjalanan kami selama pandemi. "Entah sampai kapan kami akan ikut bus ini," sahutnya penuh semangat. Barangkali ia sarapan sate kambing tadi. 

Perjalanan hari itu terasa sangat cepat, aku tidur di bus nyenyak sekali padahal tanpa antimo, kami ke Attaka lewat propane. Jam 3 sore kami sudah tiba di Attaka. Rekor dalam sejarah. Hari Kamis kami disibukkan dengan SDV gas lift to Production yang bocor. Jumat dan Sabtu menggarap level transmitter dan chamber Alpha. Minggu meeting 7dps, prepare SOP dan TKI untuk semua NOFM, lalu survey instrument air header Production. 

Senin 6 Juli replace positioner PCV 1103-3 seharga 85 juta. Selasa PM Charlie dan repair SDV test, dismantle pressure controller test. Rabu function test Production. Kamis function test Alpha. Jumat meeting membahas cuti dan aku membeli buras untuk makan bersama. Lalu PM Coriolis meter Production. Sabtu dan Minggu connect jumper line air header Prod. Ke Sateliite sama Rindy replace PSLL 1605 discharge scrubber. Senin function test FS, reposition LT 1102 dan drain fuel. 

Selasa 14 Juli leaking test new air header Prod tapi masih leaking. Rabu 15 Juli mengambil data trending LT1101 CP. Kamis PM PLC Prod. Jumat replace positioner LCV 1103. Sabtu prepare material aksesoris well untuk 11 sumur yang akan direaktivasi dengan program sand consolidation. Mengerjakan pelatihan Prima dan menjawab soal-soal baru 2 level untuk CMMS dan ECA. Reliability belum lulus, baru dapat nilai 87.7%. Minggu replace CO2 karena kemaren hujan petir menyambar vent stack CP. Siang meeting 7dps. 

Senin, 2 hari menuju off kami function test di Juliet. Sedikit problem di lsll gross karena error yang membuat pompa start stop. Selasa PM di FS dan install new air dryer Foxtrot. Pipa sudah terkonek, tinggal kabel akan disambung elektrik. 

Rabu 22 Juli di sela ujan deras kami turun ke Mandar, mengantarkan kami ke Santan dengan terseok. Penumpang hanya 20 orang karena kemaren sore sebagian crew termasuk crew kami yang lokal pulang tanpa syarat. 

Bus berangkat jam 7 teng. Tiba di Balikpapan kami langsung menuju Klinik Grand Medika untuk rapid test bersama Kharisman, Ary Buana, Pakwok dan Saerozi. Malamnya kami berempat menginap di esai untuk penerbangan esok pagi jam 6 menuju Surbaya lanjut ke Bali. Semoga perjalanan ini mendapat berkah dan selamat sampai tujuan. Svaha. 


1 otw
2 cp sdv gl to p
3 lt alpa
4 lt alpha 
5 7dps, prepare tki sop, survey air header
6 pos 1103-3 cp
7 pm charli, sdv test
8 ftes P
9 ftes alpha
10 meeting jumat, cor P, buras
11 connect aor header tp cancel
12 connect header prop, rep psll 1605 fs
13 ftes FS, LT1102, drain fuel
14 tes air header P
15 data for lt 1101
16 pm dcs
17 rep pos lcv 1103
18 prepare material aksesoris well
19 replace co2 cp, meeting 7dps
20 ftes J
21 pm fs, air dryer fox
22 off
23 ke bali






Saturday, July 18, 2020

7 Cara Bahagia Ala Harvard

1. Meditasi. 
- Latihan napas apapun untuk melatih fokus. 
- Menurut penelitian, orang yg tidak bahagia pikirannya loncat sana-sini. Meditasi membuat pikiran lebih fokus pada 1 titik/hal sehingga membuat hormon bahagia keluar. 

2. Olahraga yg cukup.
- 30 menit setiap hari
- ngolet
- jalan cepat 5000 langkah/day. 12000 kalo lagi stress
- buku Happiness Advantage, jangan menggerutu

3. Setting goal.
- Bahkan hanya merencanakan saja sudah membuat bahagia.
- misalnya merencanakan liburan ke korea, eropa dll

4. Menggunakan uang dengan benar.
- membeli barang (bahagianya sebentar)
- uang untuk membeli experience
- membantu orang lain dan ikut terlibat (tdk cuma menyumbang saja)

5. Membantu hal-hal kecil yg orang lain tidak bisa lakukan
- buat 1 hari kebaikan = hormon bahagia 1 minggu
- nyeberangin nenek2 jalan raya
- bayarin orang naik angkot
- bayarin mobil lain di tol
- membantu nggak cuma ke orang miskin saja, namun ke orang kaya juga

6. Penuhi Lingkungan dengan Hal yg Positif
- nonton video yg membuat semangat
- baca buku positif
- nonton youtube positif
- aktifkan mata lebah drpd mata lalat
- diskusi antar siswa mengenai kelebihan agama lain
- datang ke tempat suci agama orang lain

7. Melakukan hal-hal yang kita bagus dalam hal tersebut
- hobby
- prestasi
- fotografi, musik, menggambar, menulis


Thursday, July 16, 2020

Pemeriksaan Kesehatan Harian

Selama pandemi Covid-19, kami diwajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan harian, mulai dari ukur suhu dan memeriksa jika ada gejala-gejala Covid 2 x sehari pagi dan sore. 




Tiga Malam di Balikpapan

Aku berangkat lebih awal karena pesawat dari Bali ke Surabaya hanya ada di hari Minggu. 3 malam di Whiz. 




Teka-teki Attaka

Teka-teki Attaka
1. Orang PHKT yang jadi merk alat kesehatan?
2. Orang REAI yang suka memotong?
3. Orang MiSwaco yang suka memotong?
4. Operator yang tak pernah absen?
5. Orang SDI yang suka menunda pekerjaan?
6. Orang SDI yang suka memasak?
7. Orang PHKT yang suka tinggal di branch plant?
8. Orang PHKT yang paling penting dan tak tergantikan?
9. Orang PHKT yang suka ditaruh di kaki?
10. Orang Chevron yang suka ngasi per diem?
11. Orang Bukaka yang nggak pernah sial?
12. Orang PHKT yang paling kuat?
13. Operator yang suka dijadikan pembangkit listrik?
14. Orang PHKT yg bodynya mirip pompa
15. Orang Supraco yg hormat sama ortunya
16. Orang Supraco yg punya tanah dimana-mana
17. Orang medic yg suka kucing
18. Orang PHKT yang dipegang kalo naik tangga
19. Orang PHKT yang jadi merk HP
20. Operator yang suka mengetik? 

Jawaban: 
1. Omron. Om Rony
2. Displinta Gunting
3. Sirjon Gunting
4. Hadirman
5. Pak Entar
6. Pak Royko
7. Part list tiono
8. Gantino
9. Rindy
10. Su per diem an. Supardiman
11. Pak Slamet
12. Gatot kawat walung wesi
13. PLTS Surya Wahyudi
14. Arianto Pump Body
15. Agus Salim
16. Muslimin
17. Setyo Dwi Anggora
18. Hand Rail Agus Jatmiko
19. Samsung Arifin
20. Ridwan MS Word

Muntah

Bisanya cuman mintak doang. Disuruh kerja nggak mau. Disuruh usaha berat dikit gak mau. Disuruh bantu2 saja nggak mau. Apalagi musti kerja yang lebih berat. Giliran perlu tinggal mintak duit. Enak banget. Gak usah kerja susah2. Gak usah mikir berat2. Pas perlu tinggal mintak. Mungkin saya juga salah, saya juga ngasi2 aja. Harusnya saya punya bargaining power, saya bisa mengolah mereka. Kerja dulu baru ada duit coy. Tapi itulah kelemahan saya. Saya gak tegaan. Kalo ada orang mintak tolong, saya nggak tega kalo gak ngasi. Makanya saya jadi sering susah sendiri. Harus belajar mengatakan tidak untuk hal yang tidak suka. Harus belajar menolak kalo tidak setuju. Harus bisa mendidik, kalo kamu mau duitku kamu harus kerja dulu. Jangan tinggal mintak aja. Emangnya disini tinggal ambil duit aja? Emangnya kita gak ongkang2 kaki trus dapat duit. Gak bro. Semua kerja. Semua usaha. Semua berjuang. Gak kayak kamu tinggal mintak. Tinggal tengadahkan tangan. Kampret. 
Maaf saya cuman menyampaikan unek2 saya selama ini biar plong. 

Dua Sen Untuk Guruji Gede Prama

Selamat pagi mbak Monic,
Kalo boleh saya mau usul untuk Guruji.
Bagaimana kalo misalnya diadakan sesi tanya jawab, atau FB live "Guruji Menjawab". Jadi, keluarga Compassion boleh mengirimkan pertanyaan2 melalui FB atau WA khusus, kemudian keluarga dekat Compassion menyeleksi pertanyaan2 itu. Lalu pada hari yg dipilih Guruji live untuk menjawab pertanyaan2 tersebut. Saya lihat banyak yg nanya di FB tapi tidak terjawab. Disamping itu, dengan adanya pertanyaan2 ini lebih memperkaya pengetahuan kami tentang Dharma.

Terima kasih atas perhatiannya.
Kami tunggu programnya segera


Titip Usul Ke Wedakarna

Yth Ajik Wedakarna,
Mohon ijin tyang mau memberikan masukan terkait syarat PCR Swab untuk masuk ke Bali melalui Ngurah Rai Airport. Jika memungkinkan syaratnya sedikit dimudahkan untuk kami penduduk asli Bali dan ber-KTP Bali yg hendak pulang ke Bali. Pertama karena biaya SWAB relatif cukup mahal dan waktu tunggu hasil juga lama bisa 5-6 hari, disamping harga tiket yg juga ikutan mahal di jaman new normal ini. 
Berikut solusi yg coba kami tawarkan:
1. Masuk Bali melalui udara boleh menggunakan PCR atau 2x Rapid test. 
2. Khusus KTP Bali atau pekerja ASN/TNI/Polri/BUMN boleh menggunakan 2x Rapid test atau Rapid test cukup 1x saja lebih bagus. 
3. Tambahan utk point 2, jika menggunakan 1x rapid test, jika memang diperlukan melakukan Swab tes lagi di Bali. Jadi kami yg penting sudah tiba di Bali rasanya sudah tenang meskipun masih wajib Swab lagi. 
4. Penumpang dari Luar Negeri tetap wajib PCR. 

Aturan seperti di atas sudah dilakukan oleh Bandara Sepinggan di Kaltim yang memberikan keringanan untuk penduduk berKTP Kalimantan Timur dan cukup efektif mencegah penyebaran Covid-19. 

Demikian yang dapat kami sampaikan usulan solusinya. Aturannya dibuat sedikit bijak namun tetap aman untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Kiranya dapat dijadikan pertimbangan, setidaknya tidak terlalu memberatkan khususnya kami penduduk asli ber-KTP Bali. 

Matur suksma.
Salam,
Gede A Setiawan
(Pegawai yang tiap 3 minggu tugas ke luar Bali)
No HP 081353253847


SWAB Test 24 Juni 2020

Pada hari Rabu 24 Juni, pagi-pagi ditemani istri meluncur menuju arah selatan ke RS Unud untuk ambil swab. Perjalanan sangat lancar hanya 50-an menit. Jaman dulu bisa 2 jam karena padatnya lantas. Sebelum saya tiba sudah ada sekitar 7 orang yg duduk-duduk di ruang tunggu poliklinik yang panas tapi angin dingin. Jam 9 petugas ber APD lengkap mulai registrasi ulang, memanggil satu persatu pasien, memeriksa suhu dan menempelkan stiker di dada bertuliskan angka suhu badan kita. Ada banyak pasien belum datang, sehingga awalnya aku dapat antrian 15 jadi nomor 4. Rezeki anak rajin. 

Jam 10.30 dokter baru datang dan petugas kembali memanggil satu persatu pasien. Giliran aku masuk ke ruangan dalam kaca, duduk dan dokter memohon maaf karena akan mencolok hidung dengan sebuah alat seperti cutton bud agak besar dan panjang. Tak sampai 10 detik hidungku dicolok dan raaanya perih banget sampai keluar air mata (buaya). Lalu langsung keluar dan bayar biaya di kasir depan. Untuk umum seharusnya 900rb tapi karena aku pakai surat tugas BUMN jadi hanya bayar 350rb saja. 

3 hari kemudian, Sabtu 27 Juni aku kembali ke UGD RS Unud untuk mengambil hasil swab. Petugas bilang jam 6 sore baru keluar. Tapi aku merayu alu dari jauh akhirnya petugas lab nya dipanggil dan hasil SWAB negatif diterima dengan gembira. Istriku juga rersenyum plong. Besok siap berangkat menuju Balikpapan transit di Surabaya. 

Daftar online 17 Juni 2020
Tabanan-RS Unud 07.30-09.00
Registrasi ulang 09.00-10.30
Ambil swab hanya 10 detik
Hasil jadi sabtu siang setelah jam 1 di UGD




Biaya Perjalanan di Masa Pandemi

Perjalanan pulang 3 Juni 2020 (total 4.050.000)
450k Rapid di Apt Pranoto
300k whiz prime semalam
1.450k mobil sby-bwi include tol 100k
700k mobil dr gilimanuk-pandak
1.200 tiket citilink bpn-sby

Perjalanan ke Balikpapan 28 Juni:
1. Lewat Surabaya (total 3.075.000)
350k swab di rs unud
723k tiket GA dps-sby
1102k tiket Citilink sby-bpn
900k whiz prime 3 malam

Alternatif jika via sby tidak terbang:
2. Lewat Jakarta dengan Garuda (total 4.410.000)
350k swab
3.460k tiket GA dps-jkt-bpn
600k nginep hotel di jkt dan bpn

3. Lewat Jakarta dengan Citilink (total 3.330.000)
350k swab
2.380k tiket Citilink dps-jkt-bpn
600k nginep hotel di jkt dan bpn

Refundku Akhirnya Keluar

Sekitar 22 April saya mengajukan refund Lion Air 29 April SMD-SBY, melalui Traveloka karena ketika itu hampir semua penerbangan cancel dari maskapai. Dan akhirnya baru kemaren 29 Juni duitnya keluar dan ditranfer ke rekening. Perlu waktu 2 bulan lebih. 

Disamping itu saya juga masih menunggu refund Citilink dps-sby-bpn karena penerbangan sebagian dpa-sby dicancel. Email refund sudah saya kirim, namun sudah seminggu ini belum ada pergerakan. Kemudian saya telpon call center katanya bisa menunggu 90 hari maksimal. Padahal saya harus beli tiket lagi sby-bpn di tanggal yg sama. Kampret kan sistem refundnya? 

Kita tunggu lah voucher dari Citilink. Semoga segera terealisasi biar bisa saya gunakan buat beli tiket off nanti. 

Renovasi Got

Renovasi got dan bikin garasi mobil
18, 19, 22 Juni 2020
575.000 semen 3, 1 carry pasir, 50 batako
740.000 1 engkel pasir, 5 semen
200.000 1 kol tanah
153.000 3 sak semen
780.000 2 x 3 hari tukang
2.348.000 TOTAL

3 Lagu Di Masa Pandemi

Asalkan kau slalu bersamaku

Susuri jalan berliku
Berdua bersama dirimu
Biar jendela terbuka
Sejuknya ke dalam jiwa

Tanganmu slalu kugenggam
Spanjang jalan kenangan
Kadang kau kecup bibirku

Aku ingin seperti ini
Berdua denganmu setiap hari

Sawah sawah bertingkat
Cinta kita makin melekat
Berjalan di atas awan
Indahnya pemandangan

V2 
Kemanapun kau mo pergi
Pasti akan ku temani
Ke ujung dunia ku jalani

Asalkan kau slalu disisiku
Asalkan kau slalu bersamaku

___________________________
Virus Menyerang

Mentari tertutup awan
Langitpun jd suram
Jaga jarak digaungkan
Orang2 di rumahkan

Orang2 cuci tangan
Sekolah2 diliburkan
Rumah sakit kewalahan
Orang2 mulai terkapar

Konspirasi tingkat tinggi
Tapi aku tak peduli

Entah sampe kapan
Virus akan hilang
Kita yakin pasti menang
Tuhan pasti tak diam
___________________________
DI RUMAH SAJA

Bangun pagi secangkir jahe hangat (C Am F)
Ditemani pisang rebus yg masih panas
Kicau burung daun waru melambai mesra
Gemercik air sungai kecil di depan rumah

Bridge:
Aku tak ingin lewatkan semua (Am Em F C)
Beranda rumah adalah tempat yg paling indah

Reff:
Di rumah saja (C F G)
Slamatkan dunia
Di rumah saja
Slamatkan dunia

Perjalanan Melewati Dua Purnama

3 Juni 2020
05.15-07.00 Attaka-Santan
07.00-08.30 Santan-APT Pranoto
08.30-10.30 Rapid test di gedung Cargo APT Pranoto
10.30-11.15 APT-Texas
12.00-14.00 Texas-Sepinggan Airport
14.00-15.30 KKP & check in tiket
16.00 check in Whiz

4 Juni 2020 (semua jam dlm WITA)
10.30-12.00 Bpn-Sby (citilink delay 1 jam karena calon penumpang masih banyak yg terjebak antrian KKP berjubel di pagi hari, idealnya ngurus KKP sehari sebelumnya, sore lbh sepi)
12.00-19.00 Sby-Banyuwangi
19.00-20.00 ngurus clearence n ticketing
20.00-21.00 Feri Ketapang-Gilimanuk
21.00-24.00 Gilimanuk-Home Tabanan

Note:
- sebelum masuk pelabuhan Ketapang, wajib ngurus clearence di terminal Tunjung Wangi (2 km sebelum Pelabuhan). Siapkan surat tugas, rapid test, surat pernyataan perjalanan plus materai 6k, fotokopi KTP. 
- beli tiket nyebrang wajib pake kartu e-toll. Wajib bawa kalo gak bawa beli dulu di indo/alfa.




Diskon Kos Selama Pandemi

Yth penghuni kos Pondok Mandala,
Untuk pembayaran kos bulan April kami kasi keringanan dengan diskon 200rb untuk bulan ini. Mohon diinfokan kapan akan membayar agar kami bisa jemput kesana (info segera sblm jam 12 siang ini)
Lebih bagus lagi jika bisa transfer melalui rekening sbb: 

No rek a/n I Gede Agus Setiawan
Bank Mandiri 1370004427353

Mohon maaf untuk yg sudah membayar. 

Terima kasih.
Semoga wabah ini segera berlalu

ttd
Pemilik kos




Off 4 Minggu: Lewat Banyuwangi, Sepeda Baru dan Renovasi Got

3-30 Juni 2020

Off kali ini aku akan melewati jalan darat dari Surabaya menuju rumah Pandak dengan mobil charter. Perjalanan dimulai pagi-pagi kami menembus jalanan Marangkayu-Badak dengan Innova dari Patrajasa karena bis sedang bermasalah dengan pembayaran. Aku satu mobil dengan Gatot, Anang, Puryono. Tak lama kami tiba di APT Pranoto untuk melakukan rapid tes seharga 450rb. Sebanyak 16 orang dalam 4 mobil memenuhi antrian bisnis rapid test tersebut. Puryono memilih go show naik Lion sore itu lewat Samarinda.

Setelah 2 jam kami lanjut menuju Texas dan makan siang disana. Lanjut ke Balikpapan dan langsung menuju KKP Bandara, antri lumayan panjang dan kami senang karena urusan tiket sudah beres. Beberapa kawan bisa langsung terbang sore itu menuju Jakarta. Aku maju ke Citilink jam 9.20 esok pagi dari sebelumnya jam 4 sore. Lalu ber-11 kami menuju Whiz sore itu menginap dengan setengah lega. 

Esoknya, Kamis 4 Juni, setelah sarapan aku naik gocar menuju bandara dan terlihat KKP antri begitu padat. Citilink tiba di Juanda mundur 1 jam. Jam 12 WITA Pak Mul, sopir mobil charterku, mengantarkan aku menuju timur. Melewati tol yg hanya sampe Probolinggo hemat 1 jam dan mobil lari 130 km per jam dengan latar gunung Arjuno di kejauhan sana. Makan siang di rest area tol dan makan malam 1 jam menjelang tiba di Ketapang. Jam 6 sore kami sudah memasuki pelabuhan, mengurus clearance di terminal Tunjung Wangi dan tiketing sekitar 1 jam. Jam 9 aku tiba di Gilimanuk. Pemeriksaan di pintu kedatangan, tampak petugas dengan mata lelah menyambutku yg hanya seorang keluar kapal. 

Pak Joking menunggu ku di ujung sana dan kami langsung berlalu menuju pandak dan tiba jam 12 malam. Istriku menyambut dengan senyum manis dan membuatkan mi goreng. Lalu tidur di ruang bermain dengan kepala sedikit goyang namun happy karena sudah tiba di rumah, setelah 2 bulan. 

Esoknya, aku masih istirahat saja di rumah. Sore hari aku nangkil sendiri ke Pura Ciwa yang odalan dimasa pandemi ini. Ibu dan Tiwik sudah pagi tadi. Anak-anak di rumah saja. 

Sabtu 6 Juni sore kami odalan di rumah bedangin. Paktut banyak ngemargiang, baru start jam 6 sore dan dijadikan satu natab dan sembahyang dengan jro gede. Anak-anak tidak ikut biar hati sedikit tenang. Minggu tukar mobil ke jero sembari cuci Splash di deket jero. Paginya STNK dan BPKB Mobil Rush sudah datang diantarkan oleh admin Toyota yang tinggal di Kediri, yang gak bisa mudik saat lebaran kemaren.
 
Senin 8 Juni bertepatan dengan hari ulang tahun dinas aku bekerja, aku sama ibu membeli sepeda Polygon Monarch seri 3 saja, yang murah saja 1.9 juta yang penting fungsinya terpenuhi. Selasa pagi aku cek ke tegal, sudah bersih dan siap ditanami. Tampak don selo sudah tumbuh. Rabu pagi-pagi sekitar jam 8 kami berangkat menuju Kintamani, perjalanan ditempuh selama hamper 2 jam. Wow pemandangan begitu mempesona, danau dan gunung batur berlatar langit biru dengan sedikit awan. Kami juga turun ke dermaga di tepi danau batur, berfoto dan ditawari pedagang asongan gelang. Lalu kami makan siang di Amora yang baru buka hari itu setelah 3 bulanan tutup di masa lock down. Sore itu juga datang Galaxy Tab 7 inch with Stylus yang aku beli online di Tokopedia seharga 3,8 jt, 600 ribu lebih murah daripada di Bali.
 
Kamis 11 Juni kami gowes bareng berdua pertama kali. Rute yg ditempuh seputar Nyitdah. Seger dan happy gowes bersama pujaan hati. Siangnya aku dan istri ke gale untuk klaim kacamata safety dan sekedar belanja di Giordano. Sorenya test Akai MPK Mini yg sebenarnya sudah datang seminggh lalu beli dari Wiras seharga 1,5 jt. Esoknya pagi-pagi kami menikmati sawah di belakang rumah, lalu anter anak-anak ke jero dan ibu ambil raport Nana Citta. Rapotan di masa Corona. Sabtu 13 Juni kami ke tegal lalu gowes bersama ibu, kali ini rutenya kebilbil, beraban melewati bengang Pandak. Minggu juga main ke tegal, rekaman lagi Di Rumah Saja dan Asalkan Kau Slalu Di Sisiku. Aku juga ngetes fogging yg aku beli sama Gung Pasca. 

Senin 15 Juni kami anter lagi anak-anak ke jero lalu kami berdua ngukur jalan menuju Villa Above the Clouds di Baturiti, Peneng Camping Ground dan melewati Bali Usada Forest Island di Baturiti juga. Selasa-Rabu hanya di rumah dan main ke tegal. Aku membuatkan ayunan untuk anak-anak.

Kamis 18, 19 Juni tukang mulai kerja memperbaiki got depan rumah. 20-21 Juni sibuk jumah bedangin acara 3 bulanan dek Vira anaknya Wanda. Upacara di masa corona tidak terlalu banyak tamu datang. Paktut minta duit 3 juta untuk biaya. Enak ya, tinggal minta hehe...

Senin 22 Juni tukang kerja sekali lagi dan semua halaman depan rumah rata dengan semen. Bersih dan rapi. Selasa ke kos isi pulsa listrik, cek tandon air, beli vitamin di K24, beli bibit gemitir di kos. Rabu 24 Juni pagi-pagi jam 8 ditemani istri ke RS Unid untuk Swab. Lalu mampir gale ambil kacamata safety yg sudah jadi. Sorenya otonan Citta di rumah. Kamis bersihkan toko dan mempersiapkan garasi timur untuk Rush. Jumat 26 Juni ke jero ambil Rush sekalian jenguk aji weda yg habis opname asam lambung. Lalu beli vitamin lagi dan aku konsultasi dokter Daru setelah 3 bulan tak ke dokter. Aku mendapat pencerahan. Tidak usah cek tensi tiap hari karena tensi itu fluktuasi naik dan turun, tidak bisa stabil flat di bawah saja. Ada kalanya naik dan itu wajar sesuai aktivitas kita. Aku langsung lega dan plong. Obat maksimal 10 mg per hari. Dan aku akan kurangi perlahan dari 20 mg menjadi 15, 10 lalu 5 mg saja. Semoga dengan ikit meditasi aku akan bisa ngurangi tanpa obat sama sekali. Svaha. Malamnya aku nelfon layanan psiko perusahaan dan semakin menenangkan rasa cemasku akan tensi. 

Sabtu 27 Juni aku kembali ke RS Unud ambil hasil Swab dan astungkara hasilnya negatif, lega juga rasanya karena setidaknya kami bebas corona. Minggu aku berangkat ke Surabaya naik Garuda. Pesawat Boombardier diisi full seat tanpa selang-seling. Transit 4 jam lalu sorenya naik Citilink ke Balikpapan. Semestinya aku berangkat esok pagi tapi aku ajukan dengan bayar tambahan 115rb. Malam itu dan selama 3 malam aku menginap di Whiz Prime. Sepanjang hari hanya di kamar, menggambar dengan tab. Kadang juga main ke BC, beli makan siang di Solaria dan beli buku Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya di Gramed. 

Rabu 1 Juli aku berangkat ke Attaka via Santan, naik sea bush mampir di propane. Rekor, jam 3 sore kami sudah tiba di Attaka. Matur Suksma atas perjalanan lancar ini. Svaha. 

3 off stay whiz
4 sampe pandak jam 12 mlm
5 odalan ciwa
6 odalan jumah bedangin
7 tukar mobil di jero, stnk bpkb rush datang, cuci splash di jero, 
8 beli sepeda monarch 3
9 ke tegal, 
10 tab dtng, ke kintamani
11 gowes pagi, kacamata bw, test mpk mini
12 sawah blkg rmh, jero, rapotan, 
13 tegal, gowes w ibu
14 tegal, rekaman, fogging
15 jero, villa above the clouds
16 ke tegal
17 ke tegal
18 tukang kerja
19 tukang kerja
20 bedangin ngopin 3 bln
21 3 bulanan, 
22 tukang kerja
23 ke kos isi pulsa listrik, cek tandon, beli vit, bibit gemitir
24 swab, ambil kcmt gale, bw, oton citta
25 bersihin toko
26 ke jero ambil mobil, dr daru, beli vitamin, jenguk aji weda
27 ambil swab, pantai babadan, print
28 ke bpn via sby naik GA n Citi. Nginep whiz 3 hari