Friday, May 27, 2016

West Seno Trip 7

April 2016.

Trip kali ini masih dibayang-bayangi suasana di rumah sehabis survey beberapa survey bisnis mulai dari bisnis ayam petelor, Indomaret hingga Ahass. Hasil analisa sementara saya menjatuhkan pilihan kepada Ahass. Saya langsung bertemu dengan kepala cabang AHM Bali di Denpasara. Beliau bercerita banyak soal proses mendirikan bengkel hingga bocoran lost customer seputar Tabanan. Kemudian minggu depannya saya bertemu Ngurah Palguna, supervisor area Tabanan. Ketika saya bercerita ke teman-teman tentang prospek menjanjikan bisnis Ahass, banyak sahabat yang tertarik. Ternyata saya berbakat jadi marketing hehehe...
Naik kali ini masih kepikir survey lahan di seputar Marga. Berbagai cara saya kerahkan mulai dari survey dari Google Map hingga meminta tolong sahabat SMA.

Trip kali ini bertemu dan ngobrol panjang lebar dengan seorang senior yang ngurus project Bangka. Obrolan sepanjang perjalanan boat Bontang-West Seno itu menemukan banyak kesamaan di antara kami. Mulai dari satu almamater hingga lahir prematur dan sering step ketika kecil.

Suasana kerja masih seputar persiapan Bangka first gas yang ditargetkan pada minggu keempat Juni tahun ini. Akan dilakukan mini TA pada minggu kedua Juni. Berbagai persiapan pun dilakukan dengan cermat. EP 300 masih menempel erat di sisi kiri. Ensco Barge masih menunaikan tugasnya sekitar 20 km di sebelah utara FPU. Suatu hari big boss baru, Pak Rubi datang ke lokasi untuk belajar lebih jauh mengenai proses. Beliau adalah pimpinan tertinggi di KLO setelah bertugas di Angola. Berbagai kesibukan masih berlanjut dan copper bolak-balik 3 kali seminggu mengantarkan bos dan para pemegang project Bangka.

Runtutan IBUT masih berlanjut, kali ini hanya ada sekali townhall tentang aturan baru pasca transformasi. Organisasi chart baru pun belum diumumkan, yang seharusnya sudah keluar tanggal 15 April kemaren. CIP pun masih gelap. Tak ada yang tahu pasti tentang gaji ke 13 ini.

Menjelang pulang kami berdiskusi tentang budget 2017 yang menurut arahan agar diturunkan dari budget sebelumnya.

Dan pagi ini adalah hari Kartini. Kami pulang dengan riang mengejar Lion Air yang dimajukan 2x ke jam 15.15. Mudah-mudah taxi kami bisa mengejar tepat waktu. Dan tadi saya sudah kirimkan email ke manager soal curhat yang saya ceritakan. Semoga diberi petunjuk dan jalan terang. Astungkara.

No comments: