Monday, December 18, 2017

Yoga, Nginep dan Vertigo Lagi

Off 29 Nov-13 Des

"Jangan takut kalau anak Anda tidak makan satu hari, tapi bolehlah takut kalau Anak tidak bermain samasekali dalam satu hari." -Kak Seto

Off kali ini penuh perjuangan, sedikit kegiatan tapi banyak olahraga. Tiba di Bali pada hari Rabu 29 Nov pada tengah malam karena harus lewat darat via Surabaya. Hari kedua badan terasa masih pegal dan ketika Cimol berulah aku marah hebat. Ada penyesalan namun marah untuk tujuan mendidik. 

Hari berikutnya kami ke Plaza Renon untuk pertama kali. Tempatnya asyik dan banyak sudut instagrammble. ATM Mandiriku malah ketelen mesin ATM BNI. Segera ku telfon 14000 agar kartu diblock. Senin berikutnya aku ke Bank Mandiri Tabanan untuk mendapatkan kartu baru. Hari Sabtu ke jero dan sore-sore aku mulai yoga secara serius di rumah selama setengah jam saja. Dalam hati aku berkomitmen akan yoga setiap hari. 

Esoknya hari Minggu kami nangkil purnama di pura Ciwa. Kemudian lanjut bersih-bersih kamar pojok dan memasang rak agar rapi. Yoga di sore hari kedua kulaksanakan dengan semangat dan berkeringat. Sehat rasanya. 

Senin pagi seperti biasa menemani anak-anak sekolah sembari olahraga jalan kaki hingga bank mandiri Tabanan, sekalian ngurus ganti ATM. Sore masih setia dengan yoga di rumah. Selasa pagi kuajak ibu dan deba olahraga dangin carik. Keringat mengucur membuat badan terasa segar. Deba juga senang main ayunan di taman bermain di pojok barat laut lapangan. 

Hari Rabu 6 Des, Budha Kliwon Pahang adalah pertanda berakhirnya uncal balung. Aku dan ibu nangkil di pura puseh. Ini adalah odalan pertama sehabis karya agung 6 bulan lalu. Aku putuskan tidak yoga karena kepala sedikit melayang. Hilang ketika sudah sempat tidur siang. 

Esoknya kami bersihkan penjor dan membakar sisa bahannya. Siang hari mengantarkan anak-anak nonton Coco di Galeria. Aku tidak ikut nonton tapi jalan sendiri ke Ace Hardware dan Gramedia. Tapi kepala sudah mulai goyang. Aku putuskan tidur di mobil saja. 

Jumat pagi aku olahraga lagi dangin carik, sebenarnya kepala sedikit melayang tapi kupaksakan. Hari Sabtu siang kami menuju Renon untuk snack ria di Rumpies Kitchen. Lanjut ke Sanur menginap semalam di Swis Bellhotel Watu Jimbar. Anak-anak senang sekali diajak berenang. Sabtu sore itu kepala masih agak goyang tapi kupaksakan ikut yoga di Bajra Sandhi Renon. Malamnya cari makan di Pizza Hut bersama anak-anak. 

Hari Minggu pagi hujan mengguyur lebat area Denpasar. Kami sarapan istimewa ditemani suara hujan dan bule-bule di sekitar meja kami. Sekitar jam 10 baru anak-anak bisa berenang dan tak terasa jam 12 harus cek out. Makan siang itu di Ayam Kedewatan Bu Mangku di Denpasar. Deba senang melihat ikan koi ukuran jumbo di kolam disamping lesehan tempat kami makan. Suasana yang menenangkan. 

Lalu kami pulang menuju Pandak. Kepala masih goyang. Cimol nangis minta nambah menginap sebenarnya. Tapi mau diam ketika dibelikan donat di Rumpies Kitchen. 

Hari Senin sepulang sekolah kami main ke jero. Hujan deras mengguyur. Aku sempatkan test drive taft yang akan dibeli mas Priyo di Kerambitan. Mantap juga tuh mobilnya. Pulangnya Cimol nangis minta stempel. Alamak Cimol manja dan caper. 

Hari Selasa anak-anak diliburkan saja karena ibu mengantarkan aku hingga airport. Pagi sebelum berangkat ke Bandara, Gunung Agung batuk ringan beberapa kali. Penerbangan hari itu via Makassar astungkara berjalan lancar. 

Kesimpulannya vertigo yang kambuh lagi karena aktivitas fisik yang terlalu padat, mulai yoga hingga jogging dan kegiatan keluar lainnya (nyetir, antar jemput sekolah). Next time jangan gabungkan olahraga dengan yoga dan diet. Lakukan salah satu saja dalam satu waktu. Jangan terlalu bernafsu. Disisi lain ajak anak-anak lebih sering berenang dan kegiatan di lapangan terbuka. Lebih sering titipkan anak-anak agar lebih sering bisa dua-duaan sama istri. Kurangi pegang HP perbanyak pegang tangan istri. #eaaa


No comments: