Wednesday, January 11, 2012

Hypnoteraphy Pak Prayit

Beberapa hari lalu teman saya, Pak Prayitno, melakukan terapi buat anaknya yg nomor 2, Dian. Sejak kelas 3 SMA Dian putus sekolah padahal ketika itu ia hanya perlu menyelesaikan tak sampai 2 semester lagi. Akhirnya ia dipindah ke Jogja menyusul kakaknya dan berharap bisa mendapat udara segar disana. Tapi sayang, kebiasaannya yg dulu kambuh lagi. Ia sering tak berangkat ke sekolah, malah sering main game online di game center. Akhirnya ia putus sekolah selamanya.

Pada awal tahun ini Pak Prayit membawa anaknya ke seorang Pastur yg hipnoterapis lulusan Quantum Hypnosis Indonesia. Disana Dian diterapi selama 2 jam. Dari terapi yg berlangsung empat mata itu, Dian dikondisikan ke bawah sadar. Dari keadaan bawah sadar inilah akhirnya ditelusuri apa sebab ia tidak mau sekolah. Ternyata ada beberapa peristiwa yg membuat ia akhirnya kehilangan percaya diri, membuatnya patah semangat dan akhirnya tidak suka sekolah.

Peristiwa pertama adalah ketika Dian SMP, ia menginap di rumah pacarnya. Meskipun tidak melakukan apa-apa, tapi Dian dimarahi sejadi-jadinya. Peristiwa lain adalah di sekolah, ada 1 guru BK yg bertindak otoriter dan menjatuhkan mental siswanya. Dian mungkin tidak kuat, malah membuatnya jadi "takut" ke sekolah. Hal lain adalah Dian merasa orang tuanya tidak memberi kepercayaan penuh kepadanya. Ia merasa seperti anak-anak yg masih harus didikte, hal ini tidak disukainya.

Setelah itu Dian disugesti untuk pulih dari "sakitnya". Malah sekarang pingin sekolah lagi.

Bapak hipnoterapis ini disamping menangani pasien stres juga yg mempunyai penyakit fobia, kegemukan dll. Menurutnya, kegemukan itu salah satunya dipicu oleh kebiasaan orang tua memberi makan saat kita masih kecil, dan tertanam di bawah sadar kita hingga sekarang.

Jangan sekali-sekali menyuruh anak makan dgn kalimat seperti ini: "ayo makan yg banyak biar gemuk" tapi "ayo makan yg banyak biar sehat".

No comments: